By

May 1, 2012   ·  

Marvel vs Capcom memang harus diakui merupakan salah satu game fighting cross-over terbaik di industri game. Dengan mengusung mekanisme pertarungan yang sederhana dan fun, game besutan Capcom ini berhasil mewujudkan semua hal yang selama ini hanya diimpikan oleh gamer: memainkan karakter Marvel dan Capcom di dalam satu arena pertarungan dengan gerakan khasnya masing-masing. Seri ketiga yang dirilis tahun lalu juga berhasil meraih kesuksesan yang terhitung luar biasa. Namun bagi banyak gamer, tidak ada yang mampu mengalahkan sensasi Marvel VS Capcom 2 yang epik. Ia menjadi standar bagi kelahiran game arcade bertipe sama selanjutnya.

Dirilis pertama kali untuk Arcade gaming, Marvel VS Capcom 2 juga sempat diport untuk mesin gaming klasik Sega – Dreamcast dan sang “raja” – Playstation 2. Sistem tag-team dan lusinan karakter ikonik yang bisa digunakan menjadi alasan utama mengapa banyak gamer yang jatuh cinta dengan seri kedua ini. Sebuah kualitas game fighting yang tidak tergantikan oleh game fighting manapun. Siapa yang menyangka, 12 tahun setelahnya, seri ini akhirnya dirilis ulang oleh Capcom untuk platform mobile yang memang sedang populer saat ini – iOS. Bagaimana dengan performanya sendiri? Mengapa kami menyebutnya hadir dengan permasalahan klasik yang seolah sulit untuk diatasi?

Kesempatan Nostalgia dengan Karakter yang Terlupakan

Segudang karakter lawas yang saat ini sulit sekali untuk ditemukan. Ini menjadi kesempatan nostalgia yang baik!

Ah...the old good Iceman...

Sudah bukan rahasia lagi jika lusinan karakter ikonik dari dunia Marvel maupun Capcom yang bergabung di dalam satu pertempuran memang menjadi pesona paling utama dari sebuah seri Marvel VS Capcom. Lantas apa yang bisa dinantikan dari memainkan sebuah seri klasik dari franchise ini? Ini akan menjadi kesempatan terbaik untuk bernostalgia dengan karakter-karakter terlupakan yang tidak lagi pernah hadir di industri game. Anda masih akan bertemu dengan karakter ikonik seperti Iceman, Psylocke, Venom, dan Cable yang tidak pernah lagi muncul di industri game akhir-akhir ini. Sebuah kesempatan langka untuk menikmati sebuah seri Marvel VS Capcom yang tampil secara maksimal.

Layar Sentuh + Game Fighting = Tetap Mimpi Buruk!

Untuk beradaptasi dengan layar sentuh, Capcom menyuntikkan berbagai interface untuk menyederhanakan pertarungan. Efektif? Sayangnya, tidak..

Keputusan Capcom untuk merilis Marvel VS Capcom 2 ke perangkat iOS yang semuanya berbasiskan teknologi layar sentuh memang harus diakui, merupakan sebuah keputusan yang buruk. Mengapa? Karena sudah menjadi  sebuah pengetahuan klasik tidak terbantahkan bahwa layar sentuh bukanlah media terbaik untuk menikmati sebuah game fighting secara maksimal. Teknologi ini memang tampil sebagai musuh terbesar dan mimpi buruk bagi game fighting manapun, termasuk Marvel VS Capcom 2 ini. Walaupun Capcom berusaha menyederhanakan mekanisme yang sudah ada, ia tetap tidak user-friendly.

Selama pertarungan, Anda akan menemukan interface-interface layar yang berfungsi sebagai kontroler “fisik” untuk sistem navigasi karakter yang Anda gunakan. Ada tombol joystick di sisi kiri dan segudang tombol aksi di sisi kanan. Selain tombol pukulan dan tendangan, Anda juga akan diberikan dua ekstra tombol untuk melakukan dua gerakan dasar di dalam game fighting seperti ini: berganti karakter di dalam mode permainan tag team dan juga melakukan serangan spesial ikonik masing-masing karakter. Salah satu inovasi terbaik adalah menghadirkan fungsi swipe pada masing-masing tombol ini untuk mengeksekusi beragam serangan secara sederhana. Tidak lagi harus dipusingkan dengan gerakan joystick yang tidak terlalu responsif dan ukuran tombol yang terlalu kecil, Anda tinggal melakukan tombol swipe pada  tombol spesial untuk mengeksekusi semua gerakan khusus masing-masing karakter. Anda bahkan dapat memenangkan pertarungan dengan hanya mengandalkan tombol yang satu ini.

Anda kini hanya tinggal melakukan swipe pada tombol spesial untuk mengeluarkan jurus ikonik masing-masing karakter

Anda bahkan bisa memenangkan pertarungan dengan hanya bergantung pada satu tombol kecil ini

Namun pada akhirnya, Marvel VS Capcom 2 versi iOS ini bukanlah sebuah game fighting yang sempurna. Ia masih terjebak pada masalah klasik – penggunaan layar sentuh yang memang tidak pernah cocok untuk sebuah game fighting. Walaupun sudah menghadirkan mekanisme gameplay yang lebih sederhana dengan sistem swipe pada tombol serangan spesial untuk menghadirkan beragam efek, ia tetap tidak menyenangkan untuk dimainkan. Ada berbagai kelemahan yang terasa kentara, apalagi jika Anda pernah memainkan game ini di masa lalu. Kelemahan yang lain? Akan kita bahas di bagian selanjutnya.

Pages: 1 2

Related Articles:

Tags: , , , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()