By

December 21, 2012   ·  

Apakah Anda pernah mendengar nama WarZ sebelumnya? Sebagian besar Anda yang cukup mengikuti sepak terjang franchise baru di industri game tentu tidak asing lagi dengan nama yang satu ini. WarZ memang sempat digembar-gemborkan sebagai MMO yang akan membawa konsep zombie-apocalypse yang begitu revolusioner, hingga mampu mematahkan dominasi mod Arma II – DayZ. Namun sayangnya, menjelang tanggal rilisnya, game yang dikembangkan oleh Hammerpoint Interactive ini terus mengalami masalah pelik yang sulit terselesaikan. Buntutnya? Game ini akhirnya ditarik dari portal distribusi populer – Steam.

Masalah ini bermula dari pernyataan salah satu mod forum WarZ yang mengaku terlibat dalam praktik penipuan yang tengah diupayakan oleh Hammerpoint lewat MMO yang satu ini. Lewat mekanisme penelantaran server dalam kurun waktu tertentu, WarZ kabarnya sudah mempersiapkan skema “jahat” untuk mendapatkan keuntungan maksimal selama 6 bulan dan kemudian meninggalkan para pelanggannya begitu saja. Reaksi keras dari dunia maya dan beberapa komunitas game besar memaksa Steam untuk ikut bertindak. Walaupun sempat memuncaki tangga sebagai game terpopuler saat dirilis di Steam, Steam akhirnya menarik rilis WarZ. Keputusan ini diambil tidak hanya atas desakan para gamer, tetapi juga beberapa klaim yang ternyata tidak mampu dipenuhi oleh Hammerpoint sendiri. Salah satu yang paling fatal? Fakta bahwa game ini hanya mampu memuat tidak lebih dari 50 pemain / server, padahal klaim menuliskan dua kali lipatnya.

“Skema” jahat untuk mengambil keuntungan, lusinan klaim yang tidak berhasil dibuktikan? Posisi WarZ kian terdesak di industri game.

Valve meminta maaf atas kekeliruan mereka dan sempat memasukkan WarZ sebagai salah satu game yang dapat dibeli di Steam. Untuk sementara waktu, mereka akan menuntut developer untuk memenuhi janjinya terlebih dahulu sebelum merilis kembali game ini ke Steam. Bagi gamer yang sudah membelinya dan tetap ingin memainkannya, mereka tetap diperkenakan untuk terus memainkannya lewat Steam. Sementara mereka yang tidak puas, Steam menawarkan solusi refund sebagai jalan keluar terakhir. Ini tentu saja menjadi berita baik tersendiri, mengingat Hammerpoint sempat mempersulit proses refund ratusan gamer yang ingin mengembalikan WarZ mereka beberapa minggu terakhir ini.

Adakah dari Anda yang sudah menjajal WarZ sebelumnya? Is it really that sucks?

Related Articles:

Tags: , , , , ,

Comments


Readers Comments ()