By

December 20, 2012   ·  

Sejak akhir tahun 2011 lalu, salah satu perusahaan game terkemuka, THQ, memang tengah mengalami masalah keuangan. Penjualan produk yang tidak mencapai target menjadi salah satu alasan kuat dibalik masalah keuangan yang melanda perusahaan tersebut. Walaupun sudah berhasil memperbaiki pendapatan dengan dirilisnya beberapa game andalan mereka, seperti Darksiders 2, dan juga berhasil dicatatkannya kenaikan nilai saham setelah berlansungnya Humble THQ Bundle beberapa waktu lalu, kabar mengejutkan terkait kebangkrutan tetap muncul dari perusahaan tersebut!

Beberapa waktu lalu, pihak THQ telah memberikan pengumuman resmi mereka terkait pengajuan peninjauan kebangkrutan dengan dasar Chapter 11 dari peraturan yang khusus menangani masalah kebangkrutan di Amerika Serikat! Pengumuman resmi tersebut dimuat di salah satu halaman yang ada di situs resmi perusahaan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, pengumuman tersebut secara langsung diumumkan oleh Jason Rubin, Presiden dari THQ Inc..

Namun, bukannya mengumumkan kabar peninjauan kebangkrutan tersebut dalam suasana duka, Rubin justru mengumumkan kabar tersebut dengan nada yang sangat positif sembari menjelaskan apa itu Chapter 11. Menurut penjelasan dari Rubin, Chapter 11 merupakan langkah yang harus diambil perusahaan untuk membuka peluang terkait diambil alihnya perusahaan tersebut oleh perusahaan lain. Beberapa perusahaan ternama lain, menurut Rubin, juga pernah mengalami hal serupa dan mengajukan Chapter 11 tersebut, seperti American Airlines, Delta Airlines, General Motors, Marvel Studios, dan MGM.

Dengan diajukannya Chapter 11 tersebut, THQ membuka pintu bagi investor untuk mengambil alih operasional perusahaan tersebut, dan mereka telah mendapatkan investor tersebut! Menurut Rubin, salah satu perusahaan, Clearlake Capital Group, telah mencapai kesepakatan dengan THQ untuk mengambil alih aset mereka, termasuk empat studio utama mereka, Relic, Vigil, Voilition, dan THQ Montreal, serta aset-aset kekayaan intelektual termasuk judul-judul game mereka. Investor baru tersebut dikabarkan akan tetap mempertahankan struktur yang ada di THQ dan perusahaan tersebut akan tetap memproduksi game seperti sedia kala. Setidaknya itulah yang disampaikan oleh Rubin dalan pengumuman resminya.

Bila apa yang dijelaskan Rubin benar, masuknya Clearlake Capital Group sebagai investor bisa jadi akan membuka lembaran baru bagi perusahaan tersebut dalam perjalanan mereka di dunia game. Dengan dukungan dana yang stabil, serta membaiknya kinerja mereka di tahun 2012, THQ bisa tetap melanjutkan usaha mereka dalam menghadirkan berbagai game unggulan mereka ke penggemar game di seluruh dunia. Sebagai penggemar game, tentu saja kami berharap apa yang disampaikan Rubin benar-benar terbukti dan Clearlake Capital Group benar-benar tetap mempertahankan THQ sebagai kesatuan yang utuh.

Related Articles:

Tags: , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()