By

January 25, 2013   ·  

Tidak ada berita yang lebih buruk bagi gamer selain melihat publisher dan developer yang sudah mereka kenal sejak lama, harus bertekuk lutut dan “gugur” dalam pertempuran di dalam industri game yang memang tidak mengenal kata ampun. Setelah berjuang untuk mempertahankan diri lewat beragam cara, THQ akhirnya bertemu dengan akhir eksistensinya. Developer dan publisher yang sudah melahirkan begitu banyak franchise populer ini memang tidak lagi terselamatkan. Keputusan sang debitor untuk menjual perusahaan ini per franchise dan bukannya keseluruhan menjadi semacam vonis mati untuk nama THQ sendiri. Setelah dilanda rasa cemas dan khawatir, mimpi buruk itu akhirnya tiba di depan mata.

Proses lelang terhadap franchise dan developer yang berada di bawah naungan THQ akhirnya diselenggarakan di Amerika Serikat. Beberapa perusahaan game lain yang lebih “sehat” mengirimkan pengacara andalan mereka untuk ikut andil dalam proses penawaran ini. Walaupun belum memasuki babak keputusan, namun calon pemenang untuk setiap penawaran mulai terlihat, berdasarkan nilai yang mereka ajukan. Siapa saja yang berpotensi akan “memenangkan” harta karun franchise-franchise THQ yang masih populer hingga saat inI? Inilah para penawar tertinggi untuk setiap produk yang ada:

Dengan proses penjualan per franchise, THQ secara otomatis kehilangan eksistensinya. Developer dan publisher yang sudah menemani gamer dalam waktu yang cukup lama akhirnya ditutup.

  • Sega mendapatkan Relic Entertainment (Dawn of War, Company of Heroes) dengan USD 26,6 juta. Zenimax menjadi penawar tertinggi kedua dengan USD 26,3 juta.
  • Koch Media (pemilik Deep Silver yang menangani Dead Island) mendapatkan Volition (Red Faction, Saints Row) seharga USD 22.3 juta dan Metro: Last Light dengan USD 5,9 juta
  • Crytek membeli Homefront dengan USD 500.000
  • Take 2 akan Membeli Evolve dengan harga USD 10,9 juta.
  • Ubisoft mendapatkan THQ Montreal senilai USD 2,5 juta dan South Park: The Stick of Truth senilai USD 3,3 juta.
  • Belum ada kejelasan nasib developer Darksiders – Vigil Games. Take 2 dan Platinum Games juga dirumorkan tertarik untuk membeli franchise Darksiders.

Walaupun THQ sempat meyakinkan bahwa kebangkrutan ini tidak akan berpengaruh terhadap beragam proyek yang tengah mereka kembangkan, namun pengambilalihan franchise secara terpisah seperti ini tentu saja membuat pernyataan tersebut secara otomatis, tidak berlaku lagi.  Para pemilik baru akan memiliki kebebasan untuk berbuat apapun terhadap franchise yang baru saja mereka kuasai, bahkan untuk mengganti para tangan dingin yang bekerja di belakangnya sekalipun. Dengan gaya penjualan seperti ini pulalah, nama THQ secara resmi, lenyap dari industri game di masa depan.

Sebagai gamer yang tumbuh besar dan menikmati sebagian besar produk yang ditelurkan THQ, terutama Darksiders, Saints Row, Company of Heroes, dan Dawn of War, berita ini tentu saja menyedihkan dan memilukan. Tidak ada lagi yang bisa kami sampaikan, kecuali doa untuk para pekerja di belakang layar THQ yang selama ini sudah membangun game-game terbaik yang kita nikmati. Tentu saja sebuah harapan agar franchise-franchise yang kini berada di tangan pemilik baru dapat tumbuh lebih baik dan sempurna, setidaknya tidak mencederai identitas utamanya dan justru menyimpang dari akar yang membuatnya dicintai.

Bon voyage THQ. You will be missed..

Bagaimana dengan Anda sendiri? Adakah kenangan unik tersendiri dengan THQ?

Selamat tinggal THQ. You will be missed!

Related Articles:

Tags: , , , , , , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()