By

January 22, 2013   ·  

Half Angel – Half Demon!

Plot dasar yang menceritakan sosok Dante sebagai setengah iblis dan setengah malaikat ternyata tidak hanya memperkaya sisi cerita, tetapi juga menentukan inovasi gameplay baru untuk DmC ini.

Dante versi Capcom selama ini memang diperkenalkan sebagai seorang pemburu iblis yang dilahirkan dengan mengusung kekuatan sang ayah, seorang iblis dengan kekuatan yang luar biasa – Sparda. Sayangnya, tidak pernah dijelaskan tentang latar belakang sang ibu, sebelum kelahiran DmC ini. Selain iblis, Dante diposisikan sebagai setengah malaikat, lahir dari sisi sang ibu – Eva. Sebuah konsep menarik yang kemudian diimplementasikan Ninja Theory tidak hanya di sisi cerita, tetapi juga gameplay. Seorang Nephilim yang begitu ditakuti.

Ketakutan bahwa Ninja Theory akan mengubah inti gameplay Devil May Cry lewat seri terbaru ini akan terasa tidak beralasan begitu Anda mencicipi game ini untuk pertama kalinya. Dengan rebellion sebagai pedang utama, dan Ebony & Ivory sebagai dual gun yang akan menemani aksinya, Dante “baru” ini sama saja dengan Dante yang selama ini kita kenal, dengan kemiripan aksi yang begitu kentara. Anda masih harus terlibat dalam sistem aksi yang menuntut Anda untuk mengkombinasikan keduanya, tentu saja dalam animasi gerakan yang jauh lebih indah dan destruktif. Satu-satunya yang membuatnya unik dan berbeda adalah kehadiran fitur gameplay baru sesuai dengan dasar cerita yang ada: Demon-Mode dan Angel-Mode.

Dante kini dapat berganti-ganti mode: iblis dan malaikat secara real-time dengan hanya menahan tombol tertentu. Setiap mode ini menawarkan kemampuan, daya serang, dan fungsi yang berbeda. Devil-Mode lebih berfokus pada serangan lambat dengan daya rusak besar serta kemampuan untuk menarik musuh mendekat.

Sementara Angel-Mode lebih berfokus pada serangan dengan range yang luas dan super cepat. Ia juga menawarkan kemampuan untuk menarik diri ke arah musuh untuk melanjutkan kombo yang ada.

Kombinasi antara kedua mode ini memang memperbesar probabilitas untuk melahirkan kombo-kombo serangan mumpuni. Namun sebagian besar musuh sebenarnya dapat diatasi dengan mode normal, dengan hanya mengandalkan Dante dan rebellionnya.

Seperti halnya seri-seri sebelumnya yang memungkinkan Dante untuk berganti senjata utama yang ia butuhkan, Angel-Mode dan Devil-Mode memainkan peranan yang sama. Dante dapat masuk ke dalam salah satu mode ini dengan hanya menahan salah satu tombol yang memang didedikasikan untuk itu. Selama tombol ditekan, Dante akan secara aktif berada dalam mode Angel maupun Demon. Setiap mode dari keduanya akan menawarkan tidak hanya senjata yang spesifik, tetapi juga gaya bertarung dan kemampuan yang berbeda. Demon memang lebih identik dengan kemampuan kasar yang mampu menghancurkan rintangan dan shield apapun, sementara mode Angel lebih difokuskan pada serangan yang berefek luas dan cepat. Konsep kemampuan Nero yang mampu menarik musuh di Devil May Cry 4 juga disuntikkan pada sosok Dante yang baru ini. Anda akan dimungkinkan untuk menarik musuh mendekat dalam mode Devil dan menarik diri menuju musuh di mode Angel. Dengan kemampuan dua mode ini dan tentu saja mode normal, Anda akan lebih mudah berganti senjata dan menghasilkan gaya pertarungan yang jauh lebih dinamis dibandingkan seri-seri Devil May Cry sebelumnya. Setiap pertempuran berjalan begitu mengalir lewat kombo-kombo berbeda dengan ragam kombinasi yang bisa Anda hasilkan dari perubahan mode yang cepat dan dinamis ini.

Devil Trigger!

Selain menawarkan damage yang lebih besar dan regenerasi health selama mode ini, Devil Trigger juga akan membuat semua musuh dalam area melayang dan tidak mampu melakukan apapun (kecuali boss).

Bagaimana jika Anda mulai terdesak dengan probabilitas survivabilitas yang super kecil? Tenang saja, Dante yang baru ini juga memiliki kemampuan untuk mengeksploitasi sisi iblisnya secara penuh dengan masuk ke dalam mode Devil Trigger. Mode ini tidak hanya memungkinkan Dante untuk menghasilkan damage super besar dari setiap serangan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan regenerasi health selama berada di mode ini. Namun Devil Trigger yang ditawarkan DmC ini tentu berbeda dengan seri-seri sebelumnya. Selain tidak lagi mengubah bentuk visualisasi secara ekstrim seperti di masa lalu, memicu Devil Trigger akan secara otomatis melemparkan semua musuh ke udara (selain boss) dan masuk dalam posisi stun tanpa mampu melawan balik. Namun tidak hanya sekedar mengayunkan pedang sesuka hati Anda, poin dan level style di Devil Trigger hanya dihitung dari kesuksesan serangan Anda di udara dan menihilkan yang ada di darat. Bentuk yang keren dan brutal, serta kemampuan yang ia tawarkan akan menjadikan Devil Trigger sebagai salah satu senjata utama Anda untuk menundukkan game ini.

Lantas apa yang ditawarkan oleh DmC ketika masa “tenang”? Sebagai sebuah game action, Anda tentu tidak dapat berharap banyak bahwa franchise ini akan menuntut Anda untuk lebih banyak mengandalkan otak daripada kecekatan tangan. Konstruksi Limbo yang tak ubahnya sebuah kota yang hancur berantakan tentu saja menuntut Dante untuk bergerak cepat, melompat, mengayun, dan “terbang” dari satu tempat ke tempat lainnya.  Dari sepanjang permainan, Anda hanya akan bertemu dengan satu atau dua puzzle yang memang butuh pemikiran. Sementara sisi strategi dibutuhkan ketika menjajal beberapa pertarungan spesifik yang menuntut Anda untuk memaksimalkan mode Angel dan Devil yang ada. Beberapa musuh hanya dapat dikalahkan dengan menggunakan hanya satu mode dari kedua mode yang ada dan menihilkan damage mode yang lain.  Namun tenang saja, Anda bisa mempelajari karakteristik para musuh ini dari warna yang benar-benar jelas merepresentasikan mode apa yang menjadi kelemahan mereka.

Ketika tidak sedang bertempur, Anda akan disibukkan dengan usaha Dante untuk melewati Limbo menuju ke tempat tujuan. Beragam cara harus dilakukan.

Tidak hanya sekedar bertempur membabi buta, beberapa musuh membutuhkan strategi untuk dapat dikalahkan. Beberapa menuntut Anda untuk masuk ke dalam hanya satu mode untuk dapat melemparkan damage tertentu.

Mendapatkan rating “SSS” dalam permainan, tidak lagi sesulit seri-seri Devil May Cry sebelumnya. Berkat kombinasi serangan yang lebih mengalir dan mudah untuk dieksekusi.

Salah satu konsekuensi dari lahirnya perubahan senjata dan kombo yang dinamis dari tiga mode utama yang bisa diakses Dante adalah kemudahan untuk mendapatkan rating style tinggi dengan sangat mudah. Berbeda dengan Dante di masa lalu yang butuh perjuangan ekstra keras hanya untuk sekedar melihat huruf “S” terpampang di depan layar, Anda bisa meraih rating yang lebih baik dengan kerja keras yang lebih sedikit. Beberapa serangan awal yang dikombinasikan dengan kemampuan tarik Dante, dan frekuensi perubahan mode Angel – Devil akan cukup untuk meningkatkan style rating secara signifikan. Kerennya lagi, setiap mode menawarkan dua jenis senjata yang dapat diubah dengan hanya sekedar menekan d-pad. Dante bahkan akan diperkuat dengan dua senjata api lainnya di luar Ebony & Ivory. Pertempuran yang lebih fluid dan cepat berhubungan erat dengan kemampuan menghasilkan style rating yang lebih baik. Konsekuensi tombol yang lebih kompleks memang tidak terhindarkan, namun tetap dapat dikuasai seiring dengan pembiasaan gerak tangan Anda.

Sistem Upgrade dan Item yang Tetap Dipertahankan

Sistem upgrade dan item memang menjadi fitur yang tidak pernah terlewatkan dari setiap seri Devil May Cry. Dengan menggunakan orb berwarna merah yang bisa dikumpulkan dari para iblis yang hancur sebagai mata uang, kesempatan yang sama ini juga kembali ditawarkan di seri terbaru – DmC ini. Namun berbeda dengan mekanisme masa lampau yang menjadikan orb merah sebagai mata uang satu-satunya, Ninja Theory memutuskan untuk membagi sistem upgrade dan item ke dalam dua kolom terpisah dengan syarat yang berbeda.

Sistem beli item seperti Devil May Cry di seri-seri sebelumnya juga masih tetap ditawarkan untuk seri ini. Orb merah menjadi mata uang yang sama berharganya.

Tidak lagi menyatu ke dalam sistem yang membutuhkan orb merah, upgrade serangan dan senjata kini didasarkan pada poin baru yang terpisah.

Beragam item yang dapat dikonsumsi secara langsung memang dapat dibeli dengan orb merah, dari item penyembuh, resurrection, hingga untuk memperpanjang bar health yang ada. Namun harga dari setiap item ini akan meningkat seiring dengan frekuensi belanja yang Anda lakukan. Orb merah yang Anda kumpulkan akan lebih dari cukup untuk memastikan Anda memenuhi kebutuhan item sepanjang permainan, khususnya di tingkat kesulitan normal. Sementara mekanisme layaknya level up ditawarkan untuk sistem upgrade combo di DmC. Anda akan mendapatkan poin khusus tertentu untuk sejumlah musuh tertentu yang berhasil dikalahkan dan setiap kali berhasil menyelesaikan sebuah misi. Anda dapat secara bebas mendistribusikannya untuk membuka kemampuan senjata yang menjadi andalan Anda.

Pages: 1 2 3

Related Articles:

Tags: , , , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()