By

February 19, 2013   ·  

Hampir sebagian besar gamer konsol saat ini memang harus berjuang memuaskan diri dengan kualitas visualisasi yang harus diakui, tidak sebanding dengan yang ditawarkan oleh PC. Hampir semua game yang dirilis secara multiplatform memang tampil begitu memesona di platform yang lebih dinamis tersebut, dengan framerate yang tentu saja lebih menunjang kenyamanan bermain. Tidak mengherankan jika banyak gamer konsol yang sangat mendambakan kehadiran next-gen, tidak hanya untuk menyaingi kemampuan PC, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk beragam inovasi gaming yang belum bisa diterapkan sebelumnya. Namun untuk urusan persaingan, Crytek tampaknya pesimis generasi terbaru ini mampu menjalankan “fungsi”nya yang dengan baik.

Cevat Yerli – boss besar dari Crytek mengakui bahwa dirinya tengah terkurung oleh NDA dari Sony dan Microsoft sehingga tidak mungkin untuk memberikan informasi yang lebih mendetail tentang konsol next gen dari keduanya. Namun jika diperbandingkan, Yerli mengakui bahwa PC high-end tetap akan menjadi platform yang sulit untuk ditaklukkan. Crytek sendiri sudah menjajal Crysis 3 di semua platform yang ada, termasuk konsol next-gen, yang kemudian berakhir pada kesimpulan ini. Ia secara terbuka menyatakan bahwa para manufaktur konsol kini sedang berada di pihak yang kalah dalam pertempurannya dengan PC sejak kemunculan PS 3 dan XBOX 360 di pasaran. Perkembangan dinamis PC yang begitu cepat membuatnya sulit untuk dikejar.

Yerli secara terbuka mengakui bahwa kekuatan konsol generasi selanjutnya tidak akan mampu pernah mampu menaklukkan kemampuan PC high-end, bahkan kini dengan jelas berada di pihak yang kalah. Kesimpulan ini ia dapatkan setelah menjajal Crysis 3 secara langsung, baik di PC maupun konsol generasi terbaru dari Sony dan Microsoft.

Lantas bagaimana dengan Crysis 3 sendiri? Setelah sempat mendapatkan kritik akan kualitas Crysis 2 yang dianggap tidak mewakili kemampuan Crytek setelah seri pertamanya yang begitu fenomenal, Crytek kini kembali berfokus pada PC sebagai platform utama untuk mengembangkan seri ketiga ini. Yerli menyatakan bahwa di Crysis 2, Crytek berfokus untuk menciptakan sebuah game yang dapat dinikmati secara masif oleh sebanyak mungkin gamer PC, namun di Crysis 3, mereka kembali pada tujuan utama, membuat PC-PC bertenaga para gamer PC enthusiast bertekuk lutut. Sayangnya, terlepas dari klaim Yerli ini, ia tidak memberikan konfirmasi apakah Crysis 3 juga akan menjadi uji standar kemampuan konsol next-gen di masa yang akan datang.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah fakta bahwa konsol generasi terbaru tidak akan sekuat PC high-end yang ada menyurutkan keinginan Anda untuk mengantisipasi kehadirannya? Bagi kami sendiri, kekuatan dan detail visualisasi memang menjadi elemen penting, namun tidak menjadi satu-satunya indikator untuk menilai keberhasilan sebuah platform. Pada akhirnya? Mereka yang menawarkan game eksklusif, menyenangkan, inovatif, dengan ragam gameplay uniklah yang akan menguasai pasar, seperti sempat yang ditunjukkan oleh Wii di masa lalu. So Yerli, it ain’t over till the fat lady sings..

Related Articles:

Tags: , , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()