By

April 9, 2013   ·  

MicroPack KM 2012 WG – Combo Bundle

Sebuah produk gaming memang tidak hanya didasarkan pada kemampuannya untuk menyediakan segudang fitur untuk memfasilitasi kebutuhan gaming secara instan, tetapi juga menyediakan kenyamanan yang paling maksimal. Setidaknya cukup untuk membuat pergelangan dan telapak tangan Anda tidak kelalahan dan justru cedera selama menjalankan “tugas suci” yang satu ini. Setelah kedatangan mouse gaming teranyar darinya, MicroPack baru saja mengirimkan sebuah produk terbaru ke meja redaksi JagatPlay. Kali ini kami kedatangan MicroPack KM 2012WG – yang merupakan sebuah produk bundle – mengkombinasikan antara keyboard dan mouse multimedia di dalamnya. Seberapa baik? Review ini akan mengupasnya lebih dalam.

Desain dan Fitur

MicroPack KM 2012 WG adalah kombinasi dari dua perangkat sederhana yang minim fitur ekstra yang selama ini seringkali diidentifikasikan sebagai bagian dari peripheral gaming.

Seperti konsep yang diusung oleh mouse yang sempat kami review sebelumnya – G3 7D, produk combo KM 2012 WG ini sendiri mengusung konsep kesederhanaan yang sama. Secara kasat mata, produk ini memang tidak menonjol ke permukaan dan memperlihatkan sebuah kesan keyboad eksklusif yang kentara. Namun harus diakui, warna hitam dan merah yang menyelimuti keduanya memang meninggalkan kesan unik tersendiri, setidaknya menjadi identitas bagi produk MicroPack kali ini. Keyboardnya sendiri dibangun dengan sistem membran yang terhitung standar apalagi dengan dua warna yang selama ini memang di-identikkan dengan sebuah keyboard gaming. Sementara di sisi mouse? Bahan karet nyaman yang diusung G3 7D dengan sisi bergerigi untuk grip yang lebih baik juga tetap dipertahankan.

Mengusung feel yang sama dengan G3 7D yang sempat kami review sebelumnya, mouse di MicroPack KM 2012 WG mempertahankan desain dan konsep yang serupa.

Sementara di sisi lain, keyboard yang ditawarkan hadir dengan mekanik membran standar dengna beberapa tombol yang didesain untuk mengakses fungsi multimedia secara instan

Di sisi keyboard, KM 2012 WG memang tidak menawarkan sebuah fitur eksplisit seperti layaknya konsep keyboard gaming yang mungkin diusung oleh beragam perangkat kompetitor yang lain. Bertahan tetap pada bentuk dan fungsinya yang sederhana, Anda hanya akan menemukan beberapa tombol untuk mengakses beberapa fungsi multimedia secara instan. Sementara di sisi mouse, selain tombol untuk mengatur sensivitas secara instan di bagian tengah, Anda juga akan dibekali dengan dua buah tombol di sisi kiri untuk melakukan fungsi “Back-Forward”. Menariknya, kedua perangkat wireless ini terhubung hanya lewat sebuah hub receiver kecil. Membutuhkan dua baterai A3 sebagai sumber tenaga, MicroPack sendiri mengklaim bahwa baterai ini akan mampu bertahan setidaknya satu tahun untuk memperkuat keyboard dan mouse KM 2012 WG ini.

Lalu spesifikasi seperti apa saja yang diusung oleh masing-masing perangkat combo ini?

Keyboard Specifications :

  • Full size High keycaps wireless multimedia keyboard
  • Totally Wireless freedom
  • 2.4GHz FSK Autolink technology
  • 67 two way RF channels
  • Operation distance of 6~10 meters for mouse and keyboard
  • keyboard come with 9 hot keys

 Mouse Specifications :

  • 5D mini mouse,800/1200/1600 DPI Optical precision
  • 6 buttons with scrolling wheel
  • 3 level power saving mode for mouse
  • Auto on/off RF output design

KM 2012 WG, Seberapa Nyaman?

KM 2012 WG

Seberapa nyaman?

Desain yang bergerigi di sisi dengan bahan karet yang menyelimutinya, mouse KM 2012 WG memang mengusung identitas yang sama dengan G3 7D, setidaknya dengan tingkat kenyamaman yang serupa. Bentuk yang ergonomis dan nyaman digunakan walaupun untuk gamer yang memiliki tangan yang besar, fungsi wireless yang ia usung menjadi satu-satunya perbedaan yang signifikan. Lantas, bagaimana dengan keyboad-nya sendiri? Fungsi membran yang ada membuatnya tidak terlihat spesial jika dibandingkan dengan sebagian besar keyboard yang bertebaran di pasaran saat ini, selain fungsi multimedia instan yang mungkin menjadi nilai tambah tersendiri. Hadir dengan fungsi anti-ghosting untuk setidaknya empat tombol secara bersamaa, akurasi dan kecepatan feedback yang ada juga menjadi nilai jual yang pantas untuk dicatat.

Sayangnya, seperti produk yang kami review sebelumnya, kesederhanaan combo yang satu ini juga menjadi pedang bermata dua yang mungkin saja membuatnya tidak nyaman untuk digunakan oleh sekelompok gamer. Mouse yang tidak memungkinkan untuk dimodifikasi beratnya mungkin akan membuat beberapa gamer melihat KM 2012 WG ini terlalu ringan untuk memastikan grip yang kuat, apalagi ketika Anda terlibat dalam sebuah game yang membutuhkan akurasi gerak mouse yang aktif. Sementara keyboard-nya sendiri didesain dengan cukup baik untuk sekelas keyboard mebran, walaupun mungkin akan terasa sedikit rendah bagi beberapa gamer. Kelemahan untuk keduanya? MicroPack tidak memberikan opsi sama sekali untuk memodifikasi fungsi tombol sama sekali serta nihilnya dukungan perangkat lunak untuk memastikannya.

Bentuk bergerigi dan bahan karet yang diusungnya memang memastikan mouse KM 2012 WG ini nyaman digunakan untuk waktu yang cukup lama.

Kualitas membran dengan feedback yang nyaman, namun minum fitur. Pewarnaan orange pada tombol hanya mengindikasikan “identitas” gaming tanpa fitur untuk dilepas dan diganti, layaknya sebuah keyboard membran.

Untuk game-game yang tidak membutuhkan kombinasi tombol yang kompleks, statusnya sebagai sebuah peripheral wireless tidak lantas membuatnya tidak dapat diandalkan untuk menangani setiap game yang ada. Akurasi gerakan dan timbal balik aksi yang didapatkan dapat dipertanggungjawabkan.

Apalah artinya sebuah mouse gaming jika ia tidak mampu memenuhi fungsi utamanya, tentu saja untuk bermain game. Kami sendiri menjajal kombo yang satu ini untuk beragam genre yang ada, Bioshock Infinite untuk FPS, DOTA 2 untuk MOBA, Company of Heroes untuk strategy, dan Tomb Raider untuk third person shooter. Kemampuan untuk mengatur sensivitas tentu saja menjadi menjadi solusi yang sempurna untuk memastikan KM 2012 WG mampu tampil baik di semua genre yang ada. Walaupun mengusung konsep wireless, tidak ada delay respon yang akan menghambat aksi Anda, bahkan untuk game dengan kecepatan tinggi sekelas DOTA 2 sekalipun. Walaupun harus diakui, untuk game FPS sekelas Bioshock Infinite, sensivitas yang ada masih terkesan terlalu tinggi terlepas dari setting standar sensivitas yang Anda gunakan. Anti-ghosting yang terbatas pada keyboardnya juga pantas menjadi perhatian, apalagi ketika Anda berusaha mengakses fungsi gaming yang cepat dan bergantian.

Pages: 1 2

Related Articles:

Tags: , , , ,

Comments


Readers Comments ()