By

April 3, 2013   ·  

Jika kita membicarkan salah satu game third person shooter terbaik di industri game, maka nama Gears of War memang tidak mungkin dipisahkan darinya. Game racikan Epic Games dan dirilis eksklusif untuk konsol Microsoft ini memang  menjadi salah satu standar akan sebuah game aksi yang berkualitas. Brutal dengan aksi yang terus bergerak mengalir akan memaksa adrenalin gamer terus terpompa kencang. Tidak ada waktu istirahat untuk sekedar menikmati indahnya setting yang ditawarkan. Setelah kesuksesan ketiga seri sebelumnya yang berakhir dengan ending yang boleh dikatakan cukup memuaskan, Epic kembali menawarkan sebuah seri Gears of War yang lain lewat sebuah seri terpisah bertajuk Judgement. Namun tidak dipaksakan sebagai sebuah sekuel untuk plot yang telah berakhir, Judgement menawarkan sudut pandang yang berbeda.

Anda yang sudah membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah memiliki sedikit gambaran tentang apa yang sebenarnya ditawarkan oleh seri yang satu ini. Seperti nilai jual yang sempat ditawarkan oleh tiga seri sebelumnya, Gears of War: Judgeent masih mampu mempertahankan identitasnya sebagai salah satu game eksklusif konsol dengan kualitas visualisasi terbaik. Walaupun tidak lagi mengusung Marcus Fenix sebagai kekuatan utama, namun apa yang ditawarkan dari karakter yang hanya menjadi sidekick di masa lalu ini ternyata tidak membuat gaya Gears of War berubah secara signifikan. Anda yang sudah familiar dengan franchise ini sebelumnya akan dengan sangat mudah menemukan kembali feel dan menguasai seri ini dengan cepat.

Lantas bagaimana dengan keseluruhan performa Gears of War: Judgement? Apa yang membuat kami menyebutnya sebagai sebuah seri Gears of War dengan tantangan ekstra?

Plot

Anda akan berperan sebagai Kilo Squad yang terdiri dari Baird, Cole, Sofia, dan Paduk.

Hadir dalam timeline sebelum Gears of War pertama, Anda tidak lagi berperan sebagai sang karakter ikonik – Marcus Fenix. Anda kini akan menapaki jejak pertempuran Kilo Squad – unit khusus COG yang berperan besar dalam perang pertama melawan para Locust yang baru memulai invasinya terhadap Sera. Anda yang sudah familiar dengan franchise ini tentu mengenali beberapa anggota dari Kilo Squad ini: Damon Baird, Cole Train, Sofia Hendirk, dan Garron Paduk. Gears of War: Judgement sendiri akan dimulai dengan sebuah alur yang berkebalikan, dimana Anda akan bertemu dan berhadapan dengan sebuah pengadilan yang tengah berlangsung. Alasan di balik pengadilan ini perlahan namun pasti akan terbuka seiring dengan progress permainan Anda.

Bergerak dalam alur timeline yang mundur, Gears of War: Judgement akan dibuka dengan adegan pengadilan terhadap Kilo Squad. Anda akan dibawa ke masa lalu untuk menyusuri misteri apa yang sebenarnya terjadi.

All hail General Karn!

Sayangnya keinginan Kilo Squad untuk menghabisi Karn bertentangan dengan perintah sang atasan yang begitu berniat untuk mengeksekusi mereka – Loomis

Seiring dengan progress cerita yang ada, Anda tidak hanya akan berperan sebagai Baird sendiri. Anda akan secara bergiliran berperan sebagai setiap anggota Kilo Squad yang ada.

Bertempur melewati Halvo Bay di awal permainan, Kilo Squad terperangkap dalam konflik yang jauh lebih dalam daripada sekedar menyelesaikan misi utama mereka. Bertemu dengan sang Jenderal Locust yang menyeramkan – General Karn, Kilo Squad bertekad untuk memberikan impact yang fatal untuk lawan mereka yang satu ini. Melawan perintah sang atasan – Loomis yang mengancam akan mengeksekusi mereka, Kilo Squad tidak lantas mundur. Berbekalkan senjata mutakhir – Lightmass missile yang dipercaya dapat memukul mundur Karn, pertempuran besar penuh keberanian pun dimulai. Baird, Cole, Paduk, dan Sofia membuktikan diri mengapa mereka pantas untuk disandingkan dengan kisah heroik dari Fenix.

Is that Marcus Fenix?

Selain campaign utama yang menceritakan prekuel ini, Gears of War: Judgement juga menawarkan sebuah mode ekstra – Aftermath yang membawa pertempuran Gears of War 3 ke dalamnya. Lewat kacamata Baird, Cole, dan Paduk, dan Carmine, Anda akan bertempur dalam sisi cerita yang lain, menegaskan peran keempat karakter side-kick ini untuk mendukung perang besar yang tengah digalakkan oleh Fenix. Apresiasi atas kemenangan COG yang tidak hanya berada di pundak karakter ikonik yang satu ini, tetapi juga semua pihak yang juga mengorbankan begitu banyak hal untuk mencapai misi dan visi yang sama.

Pages: 1 2 3

Related Articles:

Tags: , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()