By

July 12, 2013   ·  

obsidian entertainment

Sebuah dunia open-world yang hadir seolah tanpa batas dan terus menarik Anda untuk menjelajahi setiap sudutnya, Skyrim memang telah membuat banyak gamer teradiksi dan terus menatap layar monitor mereka. Dengan begitu banyak hal yang bisa dilakukan di samping misi utama yang ada – Elder Scrolls memang tumbuh menjadi salah satu game action RPG terbaik yang pernah hadir di industri game. Kerinduan untuk mencicipi sensasi yang serupa di masa depan tentu saja terbuka lebar, apalagi dengan rumor eksistensi Fallout 4 yang terus mengemuka. Namun kesempatan paling nyata kini terletak di pundak Obsidian Entertainment. Sebuah proyek baru bernama Darkspace mengemuka. Lantas apa yang membuatnya pantas untuk diantisipasi?

“Skyrim dengan cita-rasa Sci-fi”,  diperkuat kesan kental yang menggabungkan dunia dan konsep dari Mass Effect, Borderlands, dan System Shock 2 – inilah deskripsi yang dituliskan Obsidian sendiri mengenai Backspace. Game ini akan memuat beragam elemen futuristik seperti senjata api, kemampuan untuk menjelajahi waktu, dan tentu saja serangan dari alien. Backspace akan dikembangkan dengan engine dari Skyrim sendiri, termasuk mekanisme AI-nya, Radiant AI. Sistem pertempurannnya akan serupa tetapi dengan ritme yang lebih cepat, dengan sedikit elemen perjalanan waktu di dalamnya. Anda akan bertemu dengan sebuah dunia jauh di luar galaksi dan berkesempatan untuk menggunakan beragam kelas karakter yang ada, dari Mad Scientist, The Lone World, hingga Arrogant Savant.

Obsidian menyebut Backspace ini tak ubahnya "Skyrim versi Sci-fi", yang juga menyuntikkan elemen sekelas Mass Effect, Borderlands, dan System Shock 2 di dalamnya.

Obsidian menyebut Backspace ini tak ubahnya “Skyrim versi Sci-fi”, yang juga menyuntikkan elemen sekelas Mass Effect, Borderlands, dan System Shock 2 di dalamnya.

Walaupun sudah teruji lewat kualitas Fallout: New Vegas, namun Obsidian sendiri belum mampu memberikan konfirmasi kapan Backspace akan hadir menyapa gamer. Mereka bahkan secara terbuka mengakui bahwa game ini sendiri masih hadir dalam batas konsep yang bahkan belum mendapatkan kepastian apakah akan dibatalkan atau disetujui untuk dikembangkan di masa depan. Well, it sounds awesome, Obsidian. Make it happen!

Related Articles:

Tags: , , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()