Inikah XBOX Generasi Selanjutnya?

Reading time:
November 29, 2011
xbox prestige

Industri game mau tidak mau memang harus menuju ke arah teknologi konsol generasi selanjutnya. Perangkat keras yang kian tertinggal dari perkembangan PC yang dinamis membuat konsol tampil seolah teknologi yang ketinggalan zaman. Para developer pun tak punya alternatif lain selain memaksimalkan perangkat yang ada dan seringkali berujung pada penurunan kualitas grafis dan framerate yang rendah. Berbagai rumor yang ada memang sudah melaporkan bahwa Microsoft sendiri sudah menjajaki kemungkinan konsol baru dalam satu hingga dua tahun ke depan. Inikah konsol yang mereka maksud?

Antusiasme terhadap munculnya konsol baru tidak hanya melanda para gamer, tetapi juga para pelaku industri yang bergerak di belakangnya. Salah satu designer dari perusahaan desainer terkenal Yanko Design – Joseph Dumary “meramalkan” visi tersebut dalam sebuah konsep konsol generasi selanjutnya yang futuristik. Konsol yang ia namakan sebagai XBOX Prestige ini datang dengan ukuran yang lebih kecil dari slim, namun dengan kemampuan yang jauh lebih hebat. Dengan prosessor 8 core dan internal harddisk 2 TB, XBOX Prestige juga hadir dengan kemampuan GPS, 3D, dan Kinect dua kamera yang diembatkan di dalamnya.

xbox prestige1 xbox prestige2 xbox prestige3

Walaupun tampak indah dan meyakinkan, apa yang dilakukan oleh Dumary ini sayangnya masih sebatas konsep. Baik Sony maupun Microsoft tampak masih enggan berbagi informasi tentang eksistensi konsol terbaru mereka. Secara logis, teknologi gaming memang terus berkembang dan kehadiran teknologi baru seperti ini memang tidak terhindarkan. Namun dalam 1 -2  tahun? Microsoft sendiri sudah menegaskan bahwa mereka tidak akan memikirkan opsi tersebut selama XBOX 360 masih mampu terjual dengan angka yang cukup baik. Yang bisa kita lakukan sementara ini? Menunggu dan menabung.

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…