Vivendi Menolak Pinjaman 1 Milyar Euro!

Author
David Novan
Reading time:
December 14, 2011

Vivendi merupakan pemain lama di dunia game dan film. Perusahaan besar ini juga dikenal sebagai pemain besar yang memegang mayoritas saham di Activision Blizzard, perusahaan game jempolan yang menelurkan maha karya seperti World of Warcraft, Starcraft 2, dan Diablo III. Namun, perusahaan sebesar Vivendi ternyata tidak luput dari krisis hutang regional Eropa yang kini sedang hangat dibicarakan di dunia finansial. Kabar terakhir mengenai Vivendi adalah penolakannya untuk mengambil pinjaman uang. Tidak tanggung-tanggung, jumlah uang yang ingin dipinjam Vivendi adalah 1 milyard Euro atau sebanding dengan US$ 1.32 milyard! Jumlah yang sangat besar bila Anda rela menyisihkan waktu untuk mengubah angkanya ke dalam Rupiah!

World of Warcraft mists of

Penyebab utama penolakan pinjaman tersebut oleh Vivendi adalah jumlah rasio bunga yang ditawarkan, yaitu 90 basis point di atas rasio yang dimiliki Euro Interbank. Sebelumnya, Vivendi setuju untuk diberikan bunga sebesar 75 point. Peningkatan yang sangat tinggi melihat jumlah uang yang diminta! Krisis yang terjadi di Eropa ternyata memainkan peranan atas terjadinya kenaikan ini. Menurut Roger Francis, analis keuangan dari Mizuho Securities, Bank Eropa menjadi lebih berhati-hati dalam memberikan akses likuiditas (uang) ke perusahaan yang berusaha untuk meningkatkan nilai perusahaannya melalui cara peminjaman uang.

Padahal, Vivendi sendiri pada laporan keuangan di pertengahan tahun fiskal 2011 mengalami keuntungan besar. Hal ini dipicu oleh peningkatan penjualan konten digital Activision Blizzard, yaitu World of Warcraft. Namun, bulan lalu Vivendi terpaksa menjual 35 juta sahamnya di Activision Blizzard demi meningkatkan nilai perusahaan sebesar US$427 juta. Mayoritas saham Vivendi tentunya semakin berkurang setelah menjual sebagian besar dari 63 persen kepemilikan Activision Blizzard. Selain itu, Activision Blizzard sendiri aktif membeli saham mereka, tepatnya sebesar 43 juta saham senilai US$479 juta. Hal ini menjadikan Activision Blizzard semakin dekat menjadi pemilik mayoritas saham dan menjadi pemilik perusahaan mereka sendiri.

Source: Bloomberg

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…