Review Blades of Time: Kisah Misterius Sang Pemburu Harta Karun Seksi!

Reading time:
April 3, 2012

Seperti Hack and Slash yang Kita Kenal

Dengan genre yang sesuai dengan namanya, “hack and slash”, Blades of Time memang menjadikan sabetan pedang Anda sebagai kunci untuk merasakan keseluruhan game ini secara maksimal. Eksekusi serangan yang dihadirkan memang terhitung sederhana, satu tombol untuk melakukan normal attack, dan satu tombol lainnya untuk melakukan strong attack yang menghasilkan lebih banyak damage. Gerakan Ayumi sendiri terhitung gesit dan mampu melancarkan serangan dalam kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan para musuh yang ada, salah satu keuntungan yang akan membuat game ini terasa lebih mudah. Anda hanya perlu mengkombinasikan dua tombol ini untuk menghasilkan serangan yang mematikan dan bahkan memastikan musuh tak sempat untuk bergerak sama sekali. Ada finishing move dengan tombol R1 (PS3) / RB (XBOX 360) yang akan muncul secara otomatis jika gamer berhasil menghasilkan damage yang cukup.

Blades of Time 6
Seperti game hack and slash pada umumnya, Blades of Time juga menyediakan mekanisme combo yang mudah untuk dieksekusi
Blades of Time 52
Anda juga akan dibekali dengan senapan untuk memberikan damage secara range. Namun sayangya, terasa sangat sulit untuk dikendalikan. Opsi untuk melompat ke arah musuh dan memberikan damage melee (selama dimungkinkan) = menjadi opsi yang lebih masuk akal dan mudah

Walaupun serangan yang dihasilkan terhitung cepat dan efektif, namun kehadiran musuh dalam jumlah yang besar dengan taktik mengepung akan sangat menyulitkan. Oleh karena itu, Anda akan lebih sering mengkombinasikan tombol evade dan serangan kilat untuk memastikan semuanya berjalan lancar untuk petualangan Anda. Anda juga akan dibekali tiga slot healing yang dapat digunakan dengan cepat dan dikumpulkan dengan menghasilkan kombo serangan dalam jumlah yang cukup. Ada satu kekurangan yang harus Anda perhatikan dengan seksama, bahwa Ayumi tidak akan memperlihatkan reaksi apapun ketika diserang. Ia hanya akan terlihat seperti karakter yang secara tidak sengaja tertahan oleh musuh, tanpa indikasi darah atau terjatuh. Oleh karena itu, menjadi hal yang sangat penting untuk terus mengawasi health bar yang ada, apalagi mengingat damage yang diterima Ayumi dari serangan monster kecil sekalipun sudah cukup untuk membuat panik.

Tidak hanya serangan melee, Ayumi juga dipersenjatai dengan senapan untuk menghasilkan damage jika Anda ingin musuh Anda yang berada di kejauhan merasakan sakitnya peluru-peluru ini. Untuk melawan musuh-musuh yang terbang melayang? Akan jauh lebih efektif jika Anda melakukan bidik, mengunci, kemudian terbang melayang ke arah mereka dan memberikan damage melee, daripada sekedar bergantung pada senapan yang sulit sekali untuk dikendalikan. Ingat, sejauh mereka dalam berada dalam jarak yang memungkinkan. Senapan  juga menjadi satu-satunya alternatif untuk menghancurkan berbagai penghalang fisik yang mencegah Anda untuk berjalan ke area selanjutnya.

Blades of Time 13
Tenang saja, Anda tidak mungkin akan melewatkan Altars yang akan memberikan kekuatan ekstra pada Ayumi ini. Mengapa? Karena mereka didesain sebagai bagian dari alur cerita yang ada. Jadi jangan repot-repot mencarinya.
Blades of Time 29
Serangan dan kombinasi elemental akan sangat membantu Anda dalam pertarungan. Anda bahkan akan sangat bergantung padanya.

Lantas kekuatan Ayumi  hanyalah semata-mata berbasiskan serangan melee dan range biasa belaka? Tentu saja tidak. Sebagai “yang terpilih”, Ayumi juga dibekali dengan kemampuan untuk berkomunikasi dengan Altars – sebuah tempat upgrade linear yang  bisa Anda temukan sepanjang permainan. Namun berbeda dengan game-game lain yang menuntut Anda mengumpulkan poin tertentu untuk mengambil opsi ini, Blades of Time memberikannya secara cuma-cuma. Anda akan diminta untuk memilih dua dari berbagai alternatif kekuatan yang sudah disediakan untuk menemani perjalanan Anda. Sebagian hadir sebagai skill pasif, sementara sebagian besar lainnya memberikan kekuatan serangan elemen api, es, dan fisik yang mampu memberikan efek tertentu dan damage yang besar. Walaupun terkesan membantu, namun metode eksekusi yang ada akan terasa menyulitkan. Anda memang bisa mengeluarkan jurus-jurus elemen ini ketika bar kekuatan Anda sudah terisi cukup, namun tidak akan semudah yang Anda kira. Diminta untuk menekan dua tombol secara bersamaan, Anda mungkin harus berhadapan dengan posisi tangan yang tidak menyenangkan atau eksekusi ini justru menghasilkan jurus lain yang tidak Anda inginkan.

Blades of Time 43
Beberapa musuh tertentu hanya dapat dikalahkan di dalam zona "Order" yang terlihat seperti selubung kuning. Cara mengeksekusinya? Anda hanya perlu menekan satu tombol saja.

Sebagai sebuah game hack and slash, Blades of Time memang menyediakan mekanisme gameplay yang terhitung baik untuk genre yang satu ini. Kombo yang mudah untuk dilakukan serta kecepatan gerakan yang ada memang akan membuat Anda selangkah lebih maju dari musuh yang ada, namun bukan berarti Anda dapat melenggang begitu saja dengan hanya menekan tombol sembarang. Ada strategi-strategi tertentu untuk setiap musuh dan cara tercepat untuk mengalahkan setiap dari mereka. Anda bahkan terkadang harus berhadapan dengan musuh yang mengharuskan Anda untuk mengalahkannya di zona magic Order dan Chaos yang dapat disummon dengan mudah.

Konsep “Jelajah Waktu” yang Unik

Prince of Persia: Sands of Time memang diakui berhasil menjadikan konsep “penguasaan waktu” sebagai salah satu fitur yang membuat sebuah game hack and slash berbeda. Daripada sekedar berlari melewati jebakan, bertarung, dan mati, Sands of Time memberikan kesempatan bagi para gamer untuk membalikkan waktu beberapa detik sebelumnya untuk meraih posisi dan health sebelumnya, serta prestige “kesempatan kedua” dalam hidup yang jarang didapatkan oleh karakter game yang lain. Sesuai dengan namanya – Blades of Time juga hadir dengan dasar konsep yang tidak jauh berbeda, namun dengan efek eksekusi yang belum pernah ada di industri game sebelumnya.

Blades of Time 28
Tidak seperti PoP - Sands of Time, konsep perjalanan waktu Blades of Time tidak hanya sekedar memundurkan waktu bagi Ayumi, tetapi juga menciptakan dunia paralel dimana eksistensi diri di masa kini tetap ada. Akibatnya? Ia boleh dikatakan dapat "memperbanyak" diri.
Blades of Time 24
Kekuatan ini juga digunakan untuk memecahkan puzzle yang menuntut Anda untuk berada di dua tempat atau lebih sekaligus.

Jika di PoP – Sands of Time, kemampuan menguasai waktu akan mampu membuat Anda mundur dengan posisi, health, dan kemampuan sebelumnya, maka di Blades of Time, kekuatan ini menghasilkan konsekuensi yang berbeda. Bukannya memundurkan waktu, di Blades of Time, Anda lebih tepat digambarkan sebagai “menciptakan sebuah alternatif waktu di timeline yang sama”. Sulit dimengerti? Anda memang harus memainkan game ini secara langsung untuk merasakannya. Namun untuk membuat Anda mendapatkan sedikit gambaran, kami akan mencoba memberikan sedikit deskripsi yang lebih sederhana: Untuk setiap aksi memundurkan waktu yang Anda lakukan, Anda akan menemukan Ayumi satu menit yang lalu dan Ayumi saat ini. Anda berdua akan melakukan aksi secara aktif bersama-sama dalam satu ruang waktu. Ketika dalam posisi ini, Anda memundurkan waktu kembali, maka Anda kini menemukan dua Ayumi yang berasal  dari satu menit sebelumnya dan satu Ayumi saat ini dan ketiganya aktif bersama-sama. Anda dapat melakukan ini hal ini secara terus-menerus hingga Anda mendapatkan Ayumi yang menurut Anda cukup untuk menyelesaikan sebuah pertarungan. Namun perlu diingat, berbeda dengan Sands of Time juga, Ayumi tidak akan mendapatkan posisi dan health sebelumnya.

Kekuatan luar biasa ini akan sangat menentukan dalam pertempuran di Blades of Time. Namun bukannya untuk menyelamatkan diri Anda dari kematian atau mencegah salah langkah, kemampuan memutarbalikkan waktu ini akan sangat berguna di dua hal besar: mengalahkan musuh dalam jumlah yang sangat masif atau super kuat dan menyelesaikan puzzle khusus yang memang membutuhkan Anda untuk berada di dua tempat sekaligus. Memang agak sedikit sulit untuk mencerna dengan baik bagaimana mekanisme ini bekerja pada saat awal diberikan. Namun seiring dengan progress cerita dan frekuensi kebutuhan yang terus meningkat, Anda pasti akan menguasai cara kerjanya.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…