Hitman: Absolution Hadirkan Bumbu Sensualitas?

Reading time:
May 31, 2012

Hampir sebagian besar gamer yang mencintai franchise Hitman tampaknya akan bingung dengan “konsep baru” yang akan disuntikkan Square Enix dan IO Interactive di seri terbarunya – Absolution. Franchise Hitman memang dipuji karena keberhasilannya menghadirkan sebuah game action dengan atmosfer pemainan yang sangat mendukung. Karakter yang dingin, setting yang dibangun, hingga mekanisme gameplaynya sendiri membentuk identitas Agent 47 dan franchise Hitman itu sendiri. Entah apa yang membuat Square dan IO merasa butuh untuk menyuntikkan sebuah elemen yang “aneh” – Sensualitas.

Trailer terbaru Hitman memperlihatkan sebuah cut-scene epik yang memperlihatkan aksi dingin Agent 47 untuk melenyapkan semua ancaman yang ada. Keanehan justru ada pada musuh yang ditampilkan di dalamnya. Alih-alih para polisi atau pasukan bersenjata, Agent 47 justru harus berhadapan dengan sekelompok wanita bersenjata lengkap dengan balutan pakaian super seksi yang harus diakui, menonjolkan sensualitas. Belum ada kejelasan siapa kelompok wanita ini dan apa hubungannya dengan Agent 47 sendiri. Walaupun dihadirkan dalam kualitas cut-scene yang keren dan sinematik, gelombang kekhawatiran muncul dari para penggemar berat seri Hitman selama ini. Kehadiran sosok karakter sensual seperti ini dianggap merobek kesan “nyata” Hitman. Seseksi apa? Anda bisa melihatnya lewat trailer di bawah ini.

Sensualitas memang menjual, namun tentu harus disesuaikan dengan konsep dan identitas sebuah franchise. Sebagai sebuah game yang menghadirkan atmosfer yang serius dan realistis, kehadiran karakter-karakter wanita pembunuh yang sensual seperti ini justru menghadirkan ketakutan tertentu. Apakah Square Enix berencana untuk menjadikan Hitman: Absolution sebagai sebuah game third person shooter ala arcade yang memungkinkan Anda membunuh siapapun dengan mudah? Atau ini hanyalah sebuah trailer untuk menarik lebih banyak perhatian gamer? Walaupun saya pribadi tidak berkeberatan dengan kehadiran wanita-wanita cantik dan seksi di dalam video game, namun saya juga berharap agar Hitman tetap bertahan dengan akar utamanya. Please!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…