League of Legends Selenggarkan Turnamen Jutaan Dollar

Reading time:
May 2, 2012
league of legends

Apakah Anda familiar dengan istilah MOBA? MOBA sendiri merupakan singkatan dari Multiplayer Online Battle Arena, sebuah genre yang memang sedang meraih puncak popularitas semenjak diperkenalkannya DOTA oleh IceFrog. Sistem permainan yang lebih berfokus kepada pertarungan hero antar player dan kesempatan untuk mengembangkan karakter yang ada membuat genre ini memiliki pesonanya sendiri. Selain DOTA, genre ini juga telah didukung oleh beberapa judul game besar seperti DOTA 2, Blizzard DOTA, Heroes of Newerth (HON), dan yang paling populer saat ini – League of Legends (LOL).

Kebehasilannya melakukan penetrasi dan menjadi game kompetisi terfavorit di Korea Selatan (bahkan mengalahkan Starcraft II) membuat Riot – sang developer dari LOL memutuskan untuk melakukan strategi marketing yang lebih ekspansif untuk memperkenalkan game mereka. Tidak tanggung-tanggung, mereka siap untuk menyelenggarakan sebuah kompetisi internasional yang akan memuat hadiah uang terbesar sepanjang sejarah turnamen industri game. Seperti yang kita tahu, hadiah terbesar pemenang saat ini masih dipegang Valve yang tidak sungkan memberikan nilai USD 1 juta lewat kompetisi DOTA 2. Lantas nilai seperti apa yang akan ditawarkan Riot ini? Percaya atau tidak, mereka sudah mempersiapkan total hadiah USD 5 juta selama rangkaian turnamen ini. Sang juara pertama akan mendapatkan USD 3 Juta. Wow!

lol
USD 3 Juta? Wow!

Dengan hadiah utama sebesar ini, LOL tentu saja ikut membantu meningkatkan antusiasme pada e-sports dan professional gaming yang selama ini memang mulai terlupakan. Jika satu tim beranggotakan 5 orang, maka setiap anggota pemenang berhak untuk memperoleh bagian 1/5 atau sekitar USD 600 ribu. Anda membawa pulang uang sebesar ini ke Indonesia? Anda bisa melakukan banyak hal, baik dari yang positif sampai negatif. Hebatnya lagi? Ini semua “hanya” dari sebuah video game.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…