Review The Witcher 2 – Enhanced Edition: RPG Untuk Gamer Dewasa!

Reading time:
May 21, 2012

Kontributor: Kesuma Wardhana “TheSTRIG”

 

The Witcher 2 Enchanced Edition 51

Saat membaca tulisan “Witcher” pertama kali, apakah hal yang pertama kali terlintas di pikiran anda? Seorang penyihir? Seri novel yang berasal dari Polandia? Atau game berelemen Action-RPG yang sangat sulit ditaklukan?

The Witcher 2: Assassins of Kings merupakan sekuel langsung dari game yang juga berjudul The Witcher. Game besutan developer asal Polandia, CD Projekt Red, ini awalnya dirilis pada tanggal 17 Mei 2011. Namun, pada tanggal 17 April 2012, sang developer kembali merilis lagi game ini dengan versi Enhanced Edition untuk PC dan XBOX 360. Bagi pengguna XBOX 360 tentu saja harus membeli game baru, namun pemilik versi PC dapat mendownload secara gratis  patch Enhanced Edition ini di website resmi The Witcher 2 (dengan persyaratan sudah meng-install patch-patch sebelumnya).

Versi Enhanced Edition memberikan beberapa perubahan besar dari versi awalnya, terutama dari sisi storyline karena adanya tambahan quest, peningkatan kualitas grafis, cutscene CG baru untuk setiap awal dan akhir chapter, serta perbaikan bug dan sedikit perubahan pada gameplay karena developer memutuskan untuk memberikan beberapa tweak pada skill yang ada.

Witcher21
Kualitas grafik yang ditampilkan benar-benar berkualitas tinggi! Konsekuensinya? Resource PC atau XBOX 360 anda akan dipaksa bekerja rodi oleh game ini.
Witcher211
The Witcher 2 memiliki visualisasi landscape yang indah, membuat anda sejenak melupakan semua konflik dan monster-monster yang ada di Tamriel

 Plot

Dalam sekuel ini, anda akan kembali memainkan tokoh Geralt of Rivia, salah seorang dari sedikit witcher yang masih tersisa. Witcher yang dimaksud disini bukanlah seorang penyihir, atau pun pemburu penyihir, melainkan orang-orang yang secara fisik  telah ditingkatkan kemampuannya melalui mutasi genetika lewat obat-obatan dan dilatih untuk membunuh monster sejak muda. Setiap witcher memiliki kemampuan yang berbeda, meliputi alchemy (pengunaan obat/potion), magic (sihir/sign), dan penggunaan pedang.

Seperti game-game RPG pada umumnya, plot atau jalan cerita sangatlah penting untuk membangun atmosfer permainan dan membuat kita dapat bersimpati kepada character yang kita mainkan. Uniknya, pendekatan yang diambil oleh game ini bukanlah jalan cerita yang linear, melainkan berasal dari pilihan player sendiri. Geralt beberapa kali akan dihadapkan opsi yang membuatnya harus memilih tindakan selanjutnya, dan tindakan ini akan berpengaruh pada plot. Uniknya, bisa saja Geralt terbunuh dalam beberapa kesempatan saat conversation apabila lawan bicaranya merasa ia membahayakan, atau hanya “terlalu menyebalkan”.

Witcher22
Geralt dapat berinteraksi dengan NPC untuk mendapatkan informasi atau pun side quest baru

Meski dikatakan non-linear, sebenarnya game ini terbagi atas dua major storyline dimana kita harus memilih antara dua faksi yang ada, dan dari situ kita akan terus maju melewati berbagai plot yang ada dan Geralt akan kembali dihadapkan pada pilihan yang bisa menentukan ending yang didapat.

Witcher23
Pilihan yang anda buat dapat menentukan ending dan masa depan Tamriel!

Melanjutkan cerita dari game The Witcher pertama, Geralt diangkat menjadi bodyguard pribadi King Foltest setelah berhasil melindunginya dari seorang pembunuh. Sayangnya sebelum ia sempat pensiun, seorang witcher lain berhasil membunuh  King Foltest dan kabur, Geralt pun dituduh sebagai pelaku pembunuhan. Dari sinilah jalan cerita utama dimulai dan Geralt harus membersihkan namanya, mengejar pembunuh yang asli, dan mengungkap konspirasi yang lebih besar seiring berjalannya waktu.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…