Dua Anggota Lulzsec Mengaku Bersalah

Reading time:
June 26, 2012
lulzsec logo

Masih ingatkah Anda tentang fenomena “menyeramkan” yang sempat terjadi di dunia maya satu tahun yang silam? Dua kelompok peretas terbesar – Anonymous dan Lulzsec menebar terror dengan membobol begitu banyak situs besar, dari situs pemerintahan, keamanan, hingga publisher dan produsen game besar yang tentu saja membuat banyak gamer kelabakan. Lulzsec jugalah yang sempat “membunuh” layanan Playstation Network dan memaksa Sony untuk membangunnya kembali. Berkat investigasi mendalam yang dilakukan, pihak berwenang akhirnya dapat meringkus satu per satu individu yang diyakini menjadi anggotanya. Setelah melewati proses pengadilan yang panjang, dua anggota Lulzsec akhirnya mengaku bersalah.

Adalah Ryan Cleary (19 tahun) dan Jake Davis (18 tahun) yang secara terbuka mengakui bahwa mereka merupakan anggota dari kelompok peretas – Lulzsec di pengadilan. Di pengadilan tersebut, baik Cleary dan Davis menyatakan bahwa mereka bersalah atas tindakan berkonspirasi dengan tujuan utama untuk merusak. Namun, mereka juga menyangkal beberapa tuduhan yang menyudutkan mereka sebagai pihak yang mendorong bahkan membantu tindakan peretasan yang terjadi di situs-situs besar. Mereka menyangkal telah bekerja sama dan berpartisipasi dengan anggota Lulzsec yang lain. Pengadilan untuk menentukan hukuman atas tindakan ini baru akan diselenggarakan tahun depan.

ryan cleary
Ryan Cleary mengaku bersalah bergabung di dalam kelompok Lulzsec, tetapi menyangkal terlibat dalam aksi “besar” mereka. 

Walaupun Lulzsec datang sebagai kelompok peretas yang mengusung “ideologi” tertentu sebagai alasan di balik tindakan mereka, tidak dapat dipungkiri bahwa aksi mereka memang sudah menelan banyak “korban” dan menimbulkan banyak gelombang ketidakpuasan. Dunia sendiri bahkan terbagi ke dalam dua kelompok, yang mendukung aksi “ekstrim” yang satu ini dan mereka yang merasa bahwa Lulzsec pantas untuk mendapatkan hukuman yang berat. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Lulzsec tampil sebagai pahlawan atau kriminal di mata Anda?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…