Gaming dengan Intel Celeron 877 + Intel HD Graphics IGP

Reading time:
August 8, 2012

Sejak awal kemunculannya, prosesor Intel Celeron selalu dipandang sebagai prosesor murah yang kurang bertenaga dibanding ‘kakak’-nya, prosesor Intel Pentium.

Hal ini tentunya tidak 100% benar, karena ada beberapa kasus yang membuktikan bahwa performa mereka juga bisa bersaing dengan prosesor teratas, sebut saja Celeron 300A yang bisa dioverclock dengan cukup mudah ke 450Mhz, dan performanya saat dioverclock bahkan mengalahkan Pentium II 450Mhz yang berharga jauh lebih mahal. Ada juga Celeron E1200, prosesor dual-core yang sangat terjangkau pada masanya, namun berbasis core Allendale dari Core 2 Duo series, sehingga memiliki performa yang lumayan baik.

Sayangnya, ‘Stigma’ pada Celeron tidak hilang hingga sekarang, dimana kami seringkali menjumpai banyak pengguna PC yang selalu menghindari prosesor Celeron, karena dianggap mempunyai performa rendah. Benarkah demikian?

Intel Celeron 877 – Closer Look

Baru-baru ini, kami menjumpai cukup banyak notebook ekonomis yang menggunakan prosesor berbasis Intel Celeron dan Pentium irit daya dengan TDP 17 Watt, salah satunya adalah prosesor Intel Celeron 877. Hal ini cukup menarik perhatian kami karena berbagai notebook ekonomis berbasis prosesor ini biasanya dihargai di kisaran 3(tiga) juta-an rupiah.

Lalu, apa istimewanya prosesor ini? Mari kita lihat lebih dekat!

Sekilas, prosesor Dual-Core tanpa Hyperthreading dengan clock 1.4 Ghz dan L3 Cache sebesar 2MB ini terlihat biasa saja dibandingkan dengan  prosesor kelas diatasnya (misal Core i3-2310M, 2 Core / 4 thread dengan clock 2.1Ghz). Namun perlu diingat, prosesor Celeron ini dibuat berbasiskan arsitektur Sandy Bridge, mirip dengan Celeron B 815 yang pernah kami uji sebelumnya disini.

Berikutnya, seperti prosesor berbasis Sandy Bridge yang lain, prosesor Celeron 877 ini juga dilengkapi dengan GPU terintegrasi (Integrated Graphics / IGP) yang dinamakan Intel HD Graphics.

Sekali lagi, IGP yang tertanam di prosesor Celeron 877 ini spesifikasinya mirip dengan IGP yang terdapat pada Celeron B 815, mereka sama-sama memiliki 6(enam) buah Execution Unit(EU), namun berjalan pada clock yang berbeda. Clock IGP dari Celeron B 815 berjalan pada 650 Mhz – 1.05Ghz (Base Clock – Turbo Clock), sedangkan IGP pada Celeron 877 memiliki Base clock 350Mhz, dan Turbo Clock 1Ghz.

Berikut perbandingan spesifikasi Core i3-2310M, Celeron B 815, dan Celeron 877 :

Perbedaan spesifikasi yang tidak terlalu jauh dengan Celeron B 815 tentunya membuat kami cukup penasaran : Apakah Celeron 877 ini masih cukup bertenaga untuk menjalankan game 3D ringan? Ternyata YA! Pengujian kami yang sebelumnya menunjukan bahwa Celeron 877 mampu memainkan game PES 2013 Demo di  50 FPS(Frame per Second) , dengan Detail Medium pada resolusi 1366 x 768.

Melihat hasil ini, kami sungguh tertarik untuk mencoba berbagai macam game untuk dijalankan pada Intel Celeron 877 dan IGPnya. Mari simak bersama!

 

Test Setup : Acer Aspire AO756

Mengingat bahwa prosesor Intel Celeron 877 adalah prosesor yang ditujukan pada segmen mobile, kami memilih sebuah notebook Acer Aspire AO756 untuk dijadikan testbed pada pengujian kali ini. Berikut spesifikasinya :

  • CPU : Intel Celeron 877 , 1.4Ghz
  • RAM : 4GB DDR3-1333 (64-bit configuration / single-channel)
  • VGA : Intel HD Graphics
  • LCD : 11.6″, 1366 x 768 native resolution

Berikut Spesifikasi sistem secara lebih mendetail, seperti yang tertera pada CPU-Z, dan GPU-Z :

* Klik untuk memperbesar *

* Catatan : GPU-Z salah mendeteksi bahwa IGP HD Graphics disini memiliki 12 (dua belas) EU, yang benar adalah 6(Enam) EU.

Walaupun Intel memberi base clock kepada GPU ini di 350Mhz, perlu diingat pada saat load, Frekuensi GPU Intel HD Graphics yang terdapat di Intel Celeron 877 dapat meningkat hingga 1 Ghz, seperti yang terlihat di bawah ini :

* klik untuk memperbesar *

Performa Sintetis

Seperti biasa, sebelum kami melanjutkan pada game test, kami merasa perlu untuk mengetahui performa sintetis dari prosesor Celeron 877 ini, dengan tujuan untuk bisa memperkirakan game apa nanti yang kami ujikan kepadanya. Mengingat juga prosesor dan IGP ini termasuk kelas entry-level, kami merasa 3DMark06 yang berbasiskan API DirectX9 adalah yang paling pas untuk uji performa sintetis, berikut hasilnya :

*klik untuk memperbesar*

 *Catatan : kami menggunakan monitor eksternal untuk pengujian 3DMark2006, karena benchmark ini memerlukan resolusi 1280 x 1024.

Sesuai dugaan kami, Intel Celeron 877 dan HD Graphics-nya mendapat skor diatas 2000 poin, tepatnya 2300. Sebagai perbandingan, prosesor Celeron B 815 mendapat skor 2500-an, sedangkan Prosesor Core i3-2367M ULV dengan HD Graphics 3000 mempunyai skor 2700 keatas.

Dengan Skor 3DMark2006 sebesar 2300-an , performa IGP dari Celeron 877 ini  mendekati sebuah VGA nVIDIA GeForce 7300GT DDR2, VGA low-end yang cukup menjadi pilihan para budget gamer di tahun 2006 silam.

IGP ini Setara dengan GeForce 7300GT DDR2, kira-kira bisa main game apa ya?

Next page, please..

Pages: 1 2 3 4 5
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…