Developer Arma Minta Bantuan Gamer Bebaskan Pekerjanya!

Reading time:
September 18, 2012

arma 31

Masih ingatkah Anda dengan kasus yang menimpa developer game military simulator Arma – Bohemia Interactive beberapa waktu yang lalu? Dua pekerjanya – Ivan Buchta dan Martin Pezlar yang berkebangsaan Ceko ditangkap oleh pihak militer Yunani dengan tuduhan mata-mata, setelah keduanya kedapatan sedang mengambil gambar salah satu instansi militer di Pulau Lemnos. Keduanya dicurigai sedang mengambil foto dan video untuk keperluan pengembangan seri terbaru – Arma 3 yang rencananya akan dirilis pada kuartal pertama 2013 mendatang. Bohemia sendiri langsung bereaksi, mengeluarkan pernyataan resmi dan menyangkal hal tersebut. Namun sayangnya tidak berbuah apapun. Kedua pekerja mereka masih mendekam di penjara.

Tuduhan mata-mata bukanlah sesuatu yang dapat dianggap remeh. Jika terbukti bersalah, Buchta dan Pezlar harus berhadapan dengan hukuman kurung hingga 20 tahun lamanya. Walaupun Bohemia Interactive sudah menyatakan bahwa kedua pekerja mereka ini hanya sekedar liburan, otoritas Yunani tetap tidak begeming. Putus asa, Bohemia kini berharap agar pada gamer penggemar seri Arma dan DayZ untuk membantu mereka. Juru bicara Bohemia – Ota Vrtatko  meminta gamer untuk mengumpulkan suara dan menuntut pembebasan dua orang game developer ini. Sebuah petisi online telah diselenggarakan sebagai bentuk protes terhadap sikap arogan otoritas Yunani. Lebih dari 2.500 orang telah ikut serta saat berita ini ditulis.

ivan martin
Free Buchta and Pezlar!

Tertarik untuk ikut bagian dalam gerakan ini? Anda bisa menuju ke HelpIvanMartin.org untuk menandatangani petisi dan meninggalkan pesan bagi Buchta dan Pezlar. Siapa tahu suara Anda akan berkontribusi signifikan para nasib kedua pekerja ini di masa depan. Satu hal yang pasti, kembalinya Buchta dan Pezlar ke pangkuan keluarga mereka juga akan menjadi jaminan yang pasti bagi Bohemia untuk tidak menunda proses pengembangan Arma 3. 5 seconds of your time might decide the next 20 years of Buchta and Pezlar’s life…

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…