Menjajal FIFA 13 Demo: Inovasi Baru Apa Saja yang Dihadirkan?

Reading time:
September 13, 2012

Player Impact Engine yang Tetap Memukau

Apa yang membuat FIFA 12 tampil begitu mengagumkan di periode yang lalu, hingga mampu mematahkan dominasi Pro Evolution Soccer di beberapa daerah “kekuasaan” mereka sendiri? Salah satu yang memungkinkan hal ini terjadi tentu saja adalah engine terbaru yang disuntikkan EA di dalamnya – Player Impact Engine. Engine yang memungkinkan setiap bagian tubuh dari setiap pemain untuk bertindak sebagai model tiga dimensi dengan efek collision ini menjadi ujung tombak baru untuk mendapatkan pengalaman gaming yang jauh lebih realistis. Ia tumbuh sebagai senjata utama untuk memungkinkan beragam skenario pertandingan yang terjadi di dunia nyata untuk dapat “direka-ulang” di FIFA 12. Lantas, bagaimana dengan seri terbarunya – FIFA 13 ini? EA sendiri mengaku telah mengadaptasikan Player Impact Engine versi terbaru yang tentu saja lebih mumpuni.

FIFA 13 Demo 28
Menjadi “kunci kemenangan” FIFA atas PES tahun lalu, EA kembali menghadirkan Player Impact Engine untuk FIFA 13.
FIFA 13 Demo 42
Dari screenshot di atas, Anda dapat melihat efek collision yang nyaris sempurna, baik dari animasi setiap karakter, hingga anggota tubuh yang bereaksi dengan posisi yang tepat.
FIFA 13 Demo 45
Sayangnya beberapa masalah klasik terkait Player Impact Engine mungkin masih Anda temui. Salah satunya? Tentu saja kejadian absurd nan aneh yang hampir tidak mungkin terjadi di pertandingan nyata. Contohnya? Anda bisa melihatnya sendiri di atas.

Jika di seri FIFA 12, engine ini hanya aktif ketika para pemain bertabrakan untuk merebut bola, kini Player Impact Engine memungkinkan collision ini untuk terjadi di setiap pemain di lapangan, bahkan yang tidak sedang menerima bola sekalipun. Menggabungkannya dengan karakteristik masing-masing pemain yang unik, terutama dari kekuatan fisik,  Anda kini berkesempatan untuk menekan dan mendorong pemain lawan untuk mengintervensi kesiapan dan kestabilan mereka saat menerima bola. “Pertempuran” kini berlangsung jauh, bahkan sebelum bola tiba di kaki masing-masing pemain. Lantas bagaimana performa engine ini secara keseluruhan? Tetap mampu tampil memukau seperti saat Anda menjajalnya pertama kali di seri ke-12 tahun lalu. Berbagai skenario dan kejadian yang di dunia nyata kini mungkin terjadi dengan versi Player Impact Engine terbaru ini. Kelemahannya? Anda tetap harus berhadapan dengan beberapa kejadian aneh, lucu, nan absurd yang masih saja terjadi.

Kesimpulan

FIFA 13 Demo 52
Lewat versi demonya, EA berhasil membuktikan beragam keunggulan FIFA 13 yang membuatnya tampil sebagai game sepakbola “terlengkap” di pasaran saat ini. Visualisasi, AI yang lebih dinamis, player impact engine, dan komentator yang fantatis. Seri FIFA kian dekat dengan tujuannya untuk menciptakan sensasi sepakbola yang realistis.

Jika dapat disimpulkan, EA tampaknya akan berhasil menarik perhatian banyak gamer penggila sepakbola dengan demo FIFA 13 ini. Walaupun hadir dalam opsi yang sangat terbatas, EA berhasil membuktikan semua klaim mereka dengan menyuntikkan semua fitur tersebut dan memastikannya berjalan dengan sangat baik. Anda akan dapat merasakan semua hal tersebut ketika memainkan demo ini untuk pertama kali. AI yang lebih dinamis dan adaptif untuk membuka pola serangan yang lebih efektif, complete dribbling untuk pemuasan skill individu, komentator yang luar biasa, dan player impact engine yang memukau menjadikan FIFA 13 sebagai game sepakbola yang sulit untuk ditolak. Menggabungkannya dengan visualisasi dengan detail luar biasa ala EA selama ini? Ia menjadi sebuah game sepakbola dengan paket terlengkap.

Walaupun demikian, Anda akan menemukan beberapa kelemahan yang mungkin akan mempengaruhi permainan bermain Anda, salah satunya lahir dari Player Impact Enginenya sendiri. Walaupun EA meyakinkan bahwa engine ini hadir dengan versi terbaru yang lebih sempurna, Anda masih akan menemukan kejadian / skenario aneh yang justru tidak merepresentasikan kejadian di dunia nyata dengan tepat. Kedua, datang dari usaha untuk membawa pengalaman realistik yang mungkin akan memaksa sebagian besar gamer FIFA untuk beradaptasi kembali. Tidak ada lagi proses passing dan menerima bola yang selalu sempurna. Beberapa faktor akan mempengaruhi aspek yang satu ini. Satu saran terbaik: mulailah belajar untuk bergerak secara efektif, tidak hanya mengandalkan sprint.

Lantas, apakah FIFA 13 demo ini berhasil  meyakinkan kami untuk mengantisipasi kehadiran FIFA 13 full version di akhir bulan mendatang? Dengan kualitas seperti ini, ia akan menjadi game bola pilihan dengan paket terlengkap yang bisa Anda dapatkan di industri game saat ini. Perlu diingat, versi demo yang memukau ini sendiri masih belum merepresentasikan performa FIFA 13 sepenuhnya, yang mungkin saja akan tampil lebih sempurna pada saat dirilis. Mampukah EA kembali mematahkan hegemoni PES seperti yang mereka lakukan tahun lalu dengan FIFA 13 ini? Kita tunggu saja versi finalnya.

Anda dapat mengunduh demo FIFA 13 ini secara cuma-cuma lewat layanan Origin dari EA.

 

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…