Review Street Fighter X Mega Man: Kembalinya Sang Robot Biru!

Reading time:
December 24, 2012

 

megaman x street fighter1

Diakui maupun tidak, eksistensi sang robot biru yang sempat menjadi karakter ikonik di masa lalu – Rockman aka Mega Man memang kian terkikis seiring dengan perkembangan zaman. Setelah kesuksesan ragam seri yang mencapai puncaknya di era emas Playstation, Capcom seolah sedang mengalami kebuntuan untuk menciptakan sesuatu yang baru bagi franchise yang satu ini. Beberapa inovasi berusaha dilahirkan lewat konsep 2.5D dan beragam karakter baru di masa Playstation 2, namun tidak pernah menghasilkan kesuksesan yang diinginkan. Untungnya, memperingati ulang tahunnya yang ke-25, robot biru yang satu ini berkesempatan untuk menunjukkan kembali eksistensinya. Kali ini dalam konsep yang terhitung unik.

Lewat sebuah proyek yang dikembangkan oleh seorang fan, yang akhirnya mendapatkan dukungan penuh dari Capcom, sebuah seri terbaru Mega Man akhirnya dirilis ke pasaran. Mengambil cita rasa crossover yang memang melekat cukup kuat dengan nama Capcom dalam beberapa tahun terakhir, Street Fighter X Mega Man diperkenalkan. Bagi sebagian besar gamer, nama seperti ini memang mengindikasikan dengan kuat sebuah game fighting. Namun apa yang Anda temukan mungkin akan mengejutkan. Street Fighter X Mega Man kembali pada akar yang membesarkan namanya di masa lalu, sebuah game platformer 8 bit.

Lantas bagaimana performa game yang dirilis untuk memperingati seperempat abad salah satu karakter paling ikonik di industri game ini?

Cita Rasa Klasik

Street Fighter X Mega Man 24
Welcome back, classic 8 bit Megaman!

Hampir tidak ada plot yang bisa ditarik dari game yang satu ini. Seperti halnya game-game Megaman yang hadir di masa lalu, Anda tiba-tiba sudah terjerumus dalam konflik misterius yang memaksa Anda harus memilih 1 dari 8 lawan yang ada. Namun berbeda dengan seri-seri sebelumnya, Anda tidak lagi harus bertempur dan berjuang melawan para robot yang kehilangan kendali atas pengaruh Sigma. Sesuai dengan judulnya, Anda kini justru harus bertempur dengan para petarung ikonik dari dunia Street Fighter. Benar sekali, mereka akan menjadi lawan utama Anda di sini.

Satu yang pasti, Street Fighter X Megaman ini akan menjadi seri yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar franchisenya, apalagi Anda yang sudah mengikuti sepak terjang robot yang satu ini sejak kemunculan awalnya. Mengusung mekanisme gameplay lawasnya, Anda akan kembali dihadapkan pada sebuah game Megaman 8 bit. Tidak banyak yang bisa Anda lakukan selain bergerak, menembak, lompat, dan sliding. Tipikal musuh yang ada juga tidak banyak berbeda. Musuh-musuh datang dengan gaya lawas yang juga tidak terlalu kompleks. Musuh yang menembak biasanya akan statis, sementara tipe musuh yang lain akan berusaha menghasilkan damage lewat gerakan yang cepat. Semuanya dapat dihancurkan dengan beberapa tembakan kecil atau satu tembakan charged dari Megaman sendiri.

Street Fighter X Mega Man 12
Mengusung mekanisme gameplay klasiknya, tidak banyak gerakan yang bisa dilakukan sang robot biru di seri Street Fighter X Megaman ini. Anda hanya bisa melompat, sliding,  dan menembak saja.
Street Fighter X Mega Man 4
Varian musuh yang harus dihadapi juga tidak banyak bervariasi. Semuanya dapat dikalahkan jika Anda mampu mempelajari timing serangannya dengan tepat.

Mengusung sistem seperti ini, Street Fighter X Megaman memang tidak terkesan setengah-setengah, berusaha menciptakan atmosfer lawas franchisenya yang mungkin mulai terlupakan. Ingat, tidak ada gerakan “keren” ala Megaman modern. Anda tidak dibekali dengan kemampuan untuk memanjat atau sekedar dash untuk melewati setiap rintangan yang ada. Semuanya harus dilakukan secara manual dan dengan perhitungan gerakan yang cemat. Sistem health memang masih dipertahankan, namun juga mengusung mekansime masa lampau yang tidak berbeda, dimana ranjau duri akan langsung menihilkan peran bar yang satu ini. Mati? Maka Anda kembali ke titik checkpoint dan harus kembali berjuang melewati tantangan yang sama berulang. Gagal menggunakan nyawa yang ada sebaik mungkin? Maka Anda harus melewati game over dan mengulang stage yang sedang Anda tantang dari awal kembali.

Street Fighter X Mega Man 2
Here comes a new challenger!
Street Fighter X Mega Man 28
Tidak hanya sekedar menyerang dengan serangan kecil mereka, karakter-karakter boss dari Street Fighter ini juga mampu mengeluarkan serangan spesial yang mematikan. Shinku Hadoukennn..!!

Bagaimana dengan cita rasa “Street Fighter” nya sendiri? Walaupun konsep fusion ini terdengar cukup aneh ketika pertama kali dijajal, namun perlahan dan pasti, Anda akan menikmatinya. Terbagi menjadi 8 karakter yang harus Anda kalahkan, Anda tidak hanya disuguhi karakter-karakter Street Fighternya, tetapi juga atmosfer yang selama ini melekat kuat dengan masing-masing karakter ini. Tema level dan bentuk musuh yang Anda temui juga akan mencerminkan karakteristik tersebut, bahkan dari sisi soundtrack sekalipun. Alunan midi yang sudah pasti tidak asing lagi akan mengaluni pertempuran sang robot biru di seri kali ini.

Street Fighter X Mega Man 15
Memenangkan pertarungan yang ada, maka Anda berkesempatan untuk memiliki kekuatan si karakter Street Fighter.
Street Fighter X Mega Man 34
Megaman with Lightning Kick!

Karakter Street Fighter tentu saja bukan musuh yang dapat Anda anggap remeh begitu saja: Ryu, Rose, Rolento, Blanka, Dhalsim, Urien, C.Viper, dan Chun-Li. Mereka tetap akan mampu menghajar Anda dengan gerakan khususnya masing-masing. Setiap karakter ini memiliki serangan proyektil yang mematikan, sekaligus serangan jarak dekat yang fatal jika Anda bergerak terlalu ofensif. Namun seperti Megaman seri lawas, yang perlu Anda lakukan hanyalah mempelajari pola serangan yang ada dan memanfaatkan setiap celah untuk menyerah. Alih-alih bersifat agresif, kunci kemenangan terletak pada kesabaran dan kemampuan untuk mencari timing yang tepat dan menyerang. Megaman akan mengadaptasi kekuatan setiap dari karakter Street Fighter ini setiap kali berhasil mengalahkan mereka. Megaman dengan Lightning Kick milik Chun-Li? Kinda awesome!

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…