The Last of Us Perkenalkan “The Infected”

Reading time:
February 5, 2013

Jika kita membicarakan salah satu game yang paling diantisipasi di tahun 2013 ini, terutama Anda yang menjadikan Playstation 3 sebagai platform gaming utama, maka The Last of Us tentu saja masuk ke dalam list tersebut. Lahir dari tangan dingin Naughty Dogs yang sudah berhasil membuktikan diri lewat Uncharted, The Last of Us menjadi proyek kelanjutan yang diharapkan mampu mencapai kesuksesan yang bahkan lebih baik. Sempat diperkenalkan sebagai game yang menjadikan wabah biologis sebagai tema utama, beberapa video gameplay dan screenshot terakhir The Last of Us justru terkesan menihilkan standar tersebut. Setidaknya hingga saat ini. Lewat sebuah media event, Naughty Dogs akhirnya memperlihatkan musuh baru yang mereka sebut sebagai “The Infected” ini.

Berbeda dengan sebagian besar game survival horror yang menjadikan virus atau bahan kimia sebagai alasan mutasi, kehancuran dunia di The Last of US disebabkan oleh wabah sebuah jamur bernama – Cordyceps yang memang terkenal mampu mengendalikan otak sang inang. Para musuh yang sudah dikuasai oleh jamur inilah yang disebut sebagai “The Infected”. Berbeda dengan musuh biasa di The Last of Us, Joel dan Ellie harus menerapkan strategi khusus untuk bisa mempertahankan diri dari makhluk-makhluk ini. The Infected sendiri terbagi menjadi tiga level infeksi dengan kelemahan yang berbeda. Kunci kemenangan akan terletak pada kesabaran untuk bermain secara stealth dan memanfaatkan kelemahan-kelemahan ini. Fitur crafting juga akan memainkan peranan yang tidak kalah pentingnya.

Dengan masuknya The Infected dalam varian musuh yang harus dihadapi oleh Joel dan Ellie, The Last of Us kian memperlihatkan identitasnya sebagai sebuah game survival horror yang pantas untuk diantisipasi. Tidak hanya mengandalkan senjata, ia membutuhkan strategi dan kepekaan untuk memerhatikan setiap detail lingkungan yang ada. Tidak sabar lagi untuk menikmatinya? The Last of Us akan dirilis 7 Mei 2013 mendatang, eksklusif untuk Playstation 3.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…