Atlus Terancam Bangkrut?

Reading time:
June 27, 2013
atlus logo

Sebuah berita buruk kembali meluncur dari industri game. Setelah harus berhadapan dengan gugurnya banyak developer dan publisher yang sudah melahirkan begitu banyak karya yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir ini, ancaman yang serupa kembali hadir. Nasib buruk kini menimpa salah satu perusahaan game ternama asal Jepang – Atlus. Developer dan publisher yang berhasil melahirkan begitu banyak franchise populer seperti Shin Megami Tensei, Persona, Guilty Gear, King of Fighter, Catherine, dan segudang game keren ini dikabarkan tengah dirundung masalah besar. Tidak main-main, Atlus pun terancam bangkrut karenanya.

Masalah keuangan yang menimpa Index Holdings menjadi sumber utama masalah. Lantas apa hubungannya dengan Atlus? Index Holdings sendiri merupakan perusahaan induk yang membawahi Atlus sebagai perusahaan developer dan publisher game. Index dikabarkan memiliki kewajiban utang yang belum dibayar sekitar USD 249 juta yang tercatat pada 31 Mei 2013 silam. Masalah keuangan ini mendorong pemerintah Jepang untuk menegaskan status Index Holdings dalam pengawasan menuju pailit, yang biasanya akan diikuti dengan proses restrukturisasi besar-besaran. Belum ada kejelasan seberapa parah efek ini akan menghantam Atlus.

Please don't die, Atlus..
Please don’t die, Atlus..

Ketidakjelasan inilah yang menimbulkan ketakutan tersendiri bahwa Atlus akan berakhir seperti nasib THQ yang hancur berantakan. Namun dengan kemampuan dan kualitas franchise yang mereka miliki, semoga saja proses ini tidak akan menjadikan Atlus sebagai korban yang tidak bisa diselamatkan. Banyak perusahaan game yang tentu saja tidak akan segan untuk menawar dan membeli sumber daya dan franchise yang dimiliki oleh Atlus.

Sebagai gamer yang mencintai produk-produk mereka, menjadi harapan terbesar bahwa nama Atlus tidak akan hilang begitu saja dari peredaran industri game di masa depan. Please survive, Atlus! Please!

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…