EA Hilangkan Angka “3” dari Dragon Age: Inquisition

Reading time:
June 25, 2013
dragon age inquisition

Setelah diperkenalkan sebagai Dragon Age 3 kepada publik sejak penampakan pertamanya, EA dan Bioware akhirnya mengambil keputusan ekstrim untuk tidak lagi menggunakan angka “3” untuk seri teranyar tersebut. Benar sekali, instalasi baru tersebut sekarang hanya akan mengusung nama Dragon Age: Inquisition, tanpa lagi menyematkan angka “3” di dalamnya. Lantas apa yang mendasari keputusan ini? Apakah ini berarti sang seri terbaru hanya akan menjadi seri spin-off yang tidak berhubungan dengan jalinan cerita utama? EA akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusan ini.

President EA – Frank Gibeau memberikan latar belakang di balik keputusan yang satu ini. Bukan untuk menjadikannya sebagai seri spin-off, keputusan untuk menghilangkan angka “3” dari seri terbaru Dragon Age ini dianggap krusial untuk memastikan gamer memusatkan lebih banyak perhatian pada kata “Inquisition”, karena Bioware akan menjadikan kata tersebut sebagai pondasi untuk membangun Dragon Age terbaru ini. EA menjanjikan lebih banyak inovasi gameplay dan fitur serta beragam pilihan menentukan yang berhubungan erat dengan kata “Inquisition” ini. Gibeau juga menegaskan bahwa Inquisition adalah chapter baru dari semesta Dragon Age dan bukan sekedar kesinambungan dari Dragon Age 1 dan 2.

EA akhirnya memutuskan untuk menghapus angka
EA akhirnya memutuskan untuk menghapus angka “3” dari Dragon Age: Inquisition. Selain untuk menguatkan kata Inquisition-nya sendiri, langkah ini dianggap krusial untuk menegaskan posisi DA: Inquisition sebagai chapter baru dari semesta Dragon Age, dan bukan sekedar menawarkan kesinambungan cerita dari DA 1 dan 2.

Dragon Age: Inquisition sendiri rencananya akan dirilis untuk Playstation 3, Playstation 4, Xbox 360, Xbox One, dan PC. Dengan basis engine Frostbite 3.0 yang akan ia gunakan, Dragon Age terbaru ini merupakan salah satu proyek next-gen Bioware yang tentu saja, menarik untuk diantisipasi. EA sendiri belum memperlihatkan aspek gameplay-nya sama sekali, dan hanya sempat memperlihatkan video sinematik dengan engine in-game di ajang E3 2013 kemarin.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…