The Order: 1886 Usung Genre Third Person Shooter

Reading time:
June 26, 2013
the order 1886

Event E3 2013 yang diselenggarakan Sony memang harus diakui berhasil menarik perhatian, tidak hanya lewat serangkaian fitur yang ia tawarkan, tetapi juga dukungan para developer yang memperkenalkan proyek game eksklusif mereka untuk konsol next-gen. Tidak hanya diperkuat dengan Killzone: Shadow Fall dan Infamous: Second Son yang memang sudah diperkenalkan sejak pengenalan Playstation 4 untuk pertama kali, Sony juga masih memiliki satu judul misterius – The Order: 1886. Game yang dikembangkan oleh Ready at Dawn ini memang baru memperlihatkan sebuah trailer sinematik perdana yang menunjukkan pertempuran melawan para makhluk kegelapan di setting London klasik dengan tema Steampunk yang kental. Kini informasi lebih mendetail tentang game ini akhirnya meluncur.

Ru Weerasuriya dari Ready at Dawn akhirnya berbagi lebih banyak informasi tentang The Order: 1886. Setelah sempat simpang siur, The Order: 1886 akhirnya dikonfirmasikan sebagai sebuah game third person shooter linear, dengan presentasi plot layaknya film. Menjadikan lensa sebagai fokus utama untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda, engine game ini memang difokuskan untuk menciptakan kesan dunia yang penuh dengan debu dan kotor.  The Order: 1886 ini akan mengambil setting London, 40 tahun setelah revolusi Industri. Ready at Dawn sendiri menjanjikan presentasi kota London serealistis mungkin.

The Order: 1886 akhirnya dikonfirmasikan sebagai sebuah game third person shooter linear yang difokuskan pada cerita. Game ini akan mengambil setting London, 40 tahun setelah revolusi industri.
The Order: 1886 akhirnya dikonfirmasikan sebagai sebuah game third person shooter linear yang difokuskan pada cerita. Game ini akan mengambil setting London, 40 tahun setelah revolusi industri.

Sayangnya, tidak ada kepastian kapan game eksklusif Playstation 4 ini akan memperlihatkan gameplay perdananya. The Order: 1886 sendiri belum mendapatkan tanggal rilis resmi yang pasti.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…