Crytek Ingin Bawa CryEngine 3 ke Linux

Reading time:
July 18, 2013
crytek logo

Keputusan Valve menjadikan Linux sebagai sistem operasi pilihan untuk kian mempopulerkan portal distribusi game andalannya – Steam memang harus diakui, memberikan nafas yang menyegarkan untuk OS gratis yang satu ini. Tidak hanya membuka akses dan memosisikan Linux sebagai platform gaming yang menarik di masa depan, kebijakan ini juga dipersiapkan untuk memastikan sang hardware yang sempat dirumorkan – Steam Box berjalan dengan baik. Sebagai salah satu motor penggerak industri, kebijakan Valve ini ternyata mendorong banyak developer dan publisher untuk melirik Linux di masa depan. Salah satu yang teranyar? Sang mastermind di balik nama Crysis – Crytek.

Lewat sebuah lowongan pekerjaan yang dibuka secara online, Crytek membuka kesempatan bagi para programmer untuk bergabung dalam sebuah proyek ambisius. Deskripsi pekerjaan yang tertulis secara jelas menuliskan satu tujuan sederhana – memastikan engine teranyar Crytek, CryEngine 3 dapat berjalan secara optimal di Linux. Crytek sendiri tidak memberikan detail apapun perihal proyek seperti apa yang berusaha dicapai dengan usaha yang satu ini. Apakah ini akan menjadi langkah awal dari EA dan Origin untuk menempuh jalur yang sama dengan Valve – untuk berfokus di Linux? Ataukah CryEngine 3 ini akan dimaksimalkan untuk proyek terbaru yang masih misterius? Semuanya masih menjadi tanda tanya besar.

Seperti halnya yang tengah dilakukan oleh Valve, Crytek kini juga tengah berfokus membawa engine terbaik mereka - CryEngine 3 ke sistem operasi Linux.
Seperti halnya yang tengah dilakukan oleh Valve, Crytek kini juga tengah berfokus membawa engine terbaik mereka – CryEngine 3 ke sistem operasi Linux.

Setelah dianaktirikan selama selama ini, berita seperti ini tentu saja membahagiakan basis fans sistem operasi Linux yang terhitung masif. Valve dan Crytek mungkin menjadi salah satu yang pertama memulai tren ini, namun dapat dipastikan, mereka tidak akan menjadi yang terakhir.

Load Comments

PC Games

June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…