DLC Terbaru Bioshock Infinite Bawa Elizabeth ke Rapture!

Reading time:
July 31, 2013
elizabeth burial at sea

Setelah penantian yang begitu lama, Irrational Games akhirnya memperkenalkan tiga buah DLC dari masterpiece mereka yang terus mendapatkan pujian dan pengakuan – Bioshock Infinite. Menanggapi keluhan gamer pemegang Season Pass yang mulai mempertanyakan komitmen Irrational, mereka memperkenalkan tambahan konten  yang berpotensi membawa infinite ke arah baru, bahkan yang tidak pernah dipikirkan oleh gamer sebelumnya. Siapkan diri Anda untuk menyambut “Clash in the Clouds” dan “Burial at Sea: Episode 1 dan 2”.

Clash in the Clouds sendiri bahkan sudah dapat dibeli dan diunduh via steam dan layanan portal distribusi milik Microsoft dan Sony untuk versi konsol. DLC yang satu ini menawarkan gameplay mode arena yang meminta Anda untuk bertahan hidup dari gelombang musuh yang akan terus mengancam hidup Anda. Arena pertempuran akan dihadirkan di dalam empat map baru, dengan lebih dari 60 tantangan yang bisa ditempuh. Anda akan berkesempatan untuk memaksimalkan senjata , vigor, dan sky-line yang tersebar di sepanjang map, sekaligus berkompetisi dengan teman Anda lewat sistem leaderboard. Ada concept art, voxophone, dan kinetoscopes yang bertebaran di DLC ini, dengan fokus cerita pada sosok misterius Lutece.

Tidak terdengar menarik? Maka Anda harus menunggu dengan sabar kehadiran DLC kedua dan ketiga yang ambisius untuk  Bioshock Infinite – Burial at Sea. Episode pertama akan membawa perjalanan Dewitt (kemungkinan Dewitt dari dimensi berbeda) di kota klasik bawah laut – Rapture. Anda kaan berhadapan dengan senjata dan plasmid baru, tears, sky-line, dan beberapa karakter ikonik seperti Big Daddy dan Little Sisters.  Episode keduanya akan meminta Anda untuk memerankan sosok Elizabeth sendiri, dalam upaya untuk menyimpulkan kisah pertempuran dan tragedi yang memang berputar di sosok karakter utama ini. Dengan tetap menjadikan Rapture sebagai setting, Burial at Sea: Episode 2 akan menjadi penutup cerita Elizabeth.

elizabeth burial at sea2
Burial at Sea akan terbagi menjadi dua episode utama. Episode pertama bercerita tentang aksi Booker Dewitt di Rapture. Sementara Episode kedua akan berfokus pada sosok Elizabeth, bahkan menjadikannya sebagai karakter playable utama.
elizabeth burial at sea1
Besar kemungkinan Dewitt dan Elizabeth yang kita temui bukan sosok yang sama dari semesta cerita awal Infinite. Fakta bahwa ia mengambil setting di akhir tahun 1959 menguatkan indikasi bahwa kedua karakter ini berpengaruh besar pada revolusi yang terjadi pada Rapture, dan kemungkinan besar bertemu dengan karakter sentral Bioshock pertama dan kedua – Andrew Ryan.

Lantas apa yang menarik dari DLC ini? Mata semua gamer pencinta Bioshock Infinite tentu lebih berfokus pada Burial at Sea: Episode 1 dan 2, apalagi ia akan menjadi akhir kisah cerita dari sosok Elizabeth. Melihat dari teaser awal yang ditawarkan, besar kemungkinan bahwa  sosok Elizabeth dan Booker Dewitt ini bukanlah sosok Booker dan Elizabeth dari seri Infinite. Keduanya merupakan sosok dari semesta alternatif yang sempat disungguh di Infinite. Bagian terbaiknya? Bahwa setting Burial at Sea berada di akhir tahun 1958, masa genting sebelum revolusi Rapture terjadi. Apakah ini berarti kita akan melihat konflik terbuka antara sosok Booker “Rapture” dengan Andrew Ryan – tokoh sentral dari Bioshock versi pertama dan kedua? Misteri in sayangnya baru akan terjawab pada rilis DLC-nya yang direncanakan pada tahun 2014 mendatang.

Remember, There’s always a lighthouse.  There’s always a man.  There’s always a city.

Load Comments

PC Games

June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…