Perusahaan Induk Atlus Akan Dijual

Reading time:
July 22, 2013
Persona 4 Arena (113)

Sebagian besar gamer JRPG di seluruh dunia saat ini mungkin tengah mengalami kebingungan besar. Bagaimana tidak? Di tengah miskinnya game-game JRPG berkualitas yang tersebar di pasaran saat ini, gamer justru harus berhadapan dengan berita buruk lainnya – ketidakpastian masa depan Atlus. Developer game kawakan asal Jepang yang satu ini memang terkenal lewat beberapa game JRPG jempolan – termasuk di antaranya Persona. Sayangnya, potensi untuk melihat proyek teranyarnya di masa depan sedikit terancam karena masalah finansial berat yang tengah menghinggapi sang perusahaan induk – Index Holdings.

Walaupun harapan masih ada, apalagi setelah pendaftaran merk dagang “Persona 5” yang dilakukan beberapa minggu yang lalu, masa depan Atlus tetap tidak menentu. Dilansir dari Bloomberg, Index Holdings saat ini tengah mencari calon pembeli potensial yang mampu menggelontorkan dana hingga 15 Milyar Yen untuk mendapatkan hak atas perusahaan ini. Proses ini diharapkan dapat selesai pada bulan September 2013 mendatang. Krisis finansial Index Holdings bahkan menyeret penurunan nilai saham mereka hingga 84 persen semenjak perusahaan di berada di bahwa pengawasan pemerintah Jepang.

Setelah berada dalam pengawasan pemerintah Jepang, Index Holdings dikabarkan tengah menjajal opsi penjualan. Bagaimana dengan nasib Atlus sendiri? Belum ada kepastian.
Setelah berada dalam pengawasan pemerintah Jepang, Index Holdings dikabarkan tengah menjajal opsi penjualan. Bagaimana dengan nasib Atlus sendiri? Belum ada kepastian.

Sebagai perusahaan induk, tidak tertutup kemungkinan bahwa penjualan Index Holdings ini juga akan berpengaruh terhadap sang anak perusahaan – Atlus. Ada dua opsi yang bisa ditempuh Index: proses akuisisi penuh yang tentu saja akan membawa Atlus berada di bawah manajemen pembeli yang baru, atau menjual Atlus kepada pihak ketiga lewat proses transaksi terpisah. Di  mata gamer, opsi kedua tentu saja membuka peluang lebih besar bagi Atlus untuk dibeli oleh perusahaan game lain yang memang mengerti jati diri perusahaan ini.

Semoga saja berita ini tidak berakhir menjadi berita memilukan lainnya bagi gamer. Fingers crossed!

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…