Menjajal AMD Eyefinity: Pengalaman Gaming Sinematik!

Reading time:
September 4, 2013
SONY DSC

Terjebak dalam monitor atau televisi definisi standar saat ini tentu bukan opsi yang diinginkan oleh para gamer. Dengan teknologi konsol dan PC masa kini yang hadir dengan visualisasi yang lebih mumpuni, sebuah monitor atau televisi definisi tinggi menjadi tuntutan krusial yang tidak bisa lagi diganggu gugat. Resolusi 720p dan 1080p menjadi standar terbaru untuk memastikan setiap pengalaman gaming yang optimal, setidaknya untuk memastikan kerja keras para developer tersalurkan lewat media visual terbaik. Pertanyaannya kini tentu saja tinggal satu, resolusi seperti apa yang akan menjadi standar di masa depan?

Walaupun 1080p masih menjadi standar yang paling sering digunakan saat ini, namun evolusi industri game memperlihatkan tren optimalisasi resolusi yang jauh lebih tinggi. Kemampuan ini juga didukung dengan beberapa rumor yang sempat menyebutkan kemampuan menghasilkan visualisasi 4K dari dua konsol next-gen yang tengah bersaing panas saat ini: Playstation 4 dan Xbox One. Teknologi “lawas” yang sebenarnya sudah difasilitasi oleh PC untuk waktu yang cukup lama. Dengan membangun Rig yang tepat dan sedikit mahal, Anda dapat menikmati resolusi maksimum yang ditawarkan oleh game-game terkini. Seperti yang ditawarkan oleh AMD lewat teknologi Eyefinity mereka.

Kesempatan itu akhirnya hadir. JagatPlay akan menjajal beberapa game populer terkini untuk menangkap esensi gaming dengan menggunakan monitor beresolusi 5760 x 1080p. Pengalaman seperti apa yang ditawarkan? Seberapa berubah sensasi yang ada dari sekedar menjalankan game-game ini di resolusi 1080p standar? Kita akan menjelajahinya lebih dalam lewat artikel yang satu ini.

Apa itu AMD Eyefinity?

amd eyefinity banner

Sebelum kita masuk ke dalam “petualangan” yang satu ini lebih jauh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu teknologi Eyefinity dari AMD ini. Pada dasarnya, AMD Eyefinity merupakan teknologi yang memungkinkan gamer untuk mengakses beberapa monitor sekaligus sebagai media display, baik terpisah maupun sebagai satu kesatuan unit. Tidak hanya sekedar memberikan ruang  yang lebih lega untuk serangkaian kegiatan komputasi yang tengah Anda lakukan, teknologi ini juga diadaptasikan oleh banyak developer di game-game andalan mereka. Hasilnya? Sebuah tampilan dengan resolusi 5760 x 1080p dengan begitu banyak ekstra detail di dalamnya.

Introducing Our Insane Rig!

JagatPlay tentu saja harus mempersiapkan rig yang mampu memfasilitasi kebutuhan AMD Eyefinity tersebut. Tidak hanya memastikannya berjalan di resolusi 5760 x 1080p, tetapi juga dalam setting paling optimal.
JagatPlay tentu saja harus mempersiapkan rig yang mampu memfasilitasi kebutuhan AMD Eyefinity tersebut. Tidak hanya memastikannya berjalan di resolusi 5760 x 1080p, tetapi juga dalam setting paling optimal.

Memasitkan semua game dapat berjalan tidak hanya dalam resolusi maksimal, rig gaming kali ini juga didesain untuk memastikan kualitas grafis terbaik yang bisa ditawarkan olehnya. Beragam engine yang ditawarkan oleh developer memang  menuntut kebutuhan spesifikasi yang berbeda-beda untuk dioptimalisasi, oleh karena itu, menjadi tindakan yang rasional untuk membangun rig yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sebuah kombinasi yang tidak hanya mampu memastikan AMD Eyefinity ini berjalan secara optimal tetapi juga tampil memesona. Kami juga diperkuat dengan tiga buah monitor mumpuni dari ASUS – VN247H untuk menjajal tes kali ini. ASUS MATRIX HD 7970 PLATINUM juga dipilih sebagai senjata utama menghadirkan sensasi resolusi luar biasa ini.

ASUS MATRIX HD 7970 PLATINUM menjadi tumpuan utama.
ASUS MATRIX HD 7970 PLATINUM menjadi tumpuan utama.
Tiga buah monitor ASUS VN247H disatukan untuk menghasilkan efek yang lebih menggugah.
Tiga buah monitor ASUS VN247H disatukan untuk menghasilkan efek yang lebih menggugah.

 

Inilah senjata utama kami untuk menguji AMD Eyefinity:

  • Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
  • Motherboard: Intel DX79SI LGA2011 socket
  • Graphics Card:  ASUS MATRIX HD 7970 PLATINUM
  • Memory: 4x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)
  • Storage: Kingston HyperX SSD 120GB
  • Power Supply: Corsair AX1200
  • CPU Heatsink: Corsair H100 (Fan Speed Minimum)
  • Casing: Corsair 500R (All Fan On)
  • Monitor: 3x ASUS VN247H
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…