Review Headset Gaming Creative SB Tactic3D Rage: Sensasi Audio Maksimal!

Reading time:
September 6, 2013
Creative Tactic3D Rage
Creative Tactic3D Rage

Kualitas game tidak dapat ditentukan dari sekedar kualitas engine dan visualisasi realistis yang ia usung. Pada akhirnya, bagus atau tidaknya sebuah game sangat ditentukan dari seberapa konsisten ia mengusung tema utama yang ada, dari sekedar cerita, desain karakter, setting, hingga elemen krusial yang seringkali dianaktirikan – suara. Alunan musik, aksen voice acts, hingga efek suara yang muncul dari setiap aksi yang kita lakukan memang penting untuk menciptakan atmosfer gameplay yang tepat dan menggugah. Namun sayangnya, terlepas dari usaha dan kerja keras para developer, halangan untuk meraih sensasi maksimal seperti ini justu lahir dari tangan gamer sendiri. Perangkat audio  yang tidak mendukung menjadi alasan utama.

Creative berusaha menjawab tantangan tersebut dengan sebuah alternatif pilihan yang cukup menarik, sebuah headset gaming Sound Blaster Tactic3D Rage. Lantas seperti apa performa yang ditawarkan?

Desain dan Fitur

Pilihan warna merah dan hitam elegan Tactic3D Rage memperlihatkan kesan solid dan elegan.
Pilihan warna merah dan hitam elegan Tactic3D Rage memperlihatkan kesan solid dan elegan.
Bahan plastik mengitari Creative Tactic3D Rage ini, membuatnya tetap ringan untuk dibawa dan nyaman digunakan.
Bahan plastik mengitari Creative Tactic3D Rage ini, membuatnya tetap ringan untuk dibawa dan nyaman digunakan.

Tidak hanya menawarkan fungsi, sebuah headset gaming memang seringkali menawarkan desain dengan karakteristik unik yang akan memperkuat identitas seorang gamer. Dengan kombinasi pilihan warna matte hitam-merah nan elegan yang melekat di kedua sisi telinga, Creative juga menyuntikkan fungsi LED di dalamnya untuk memperkuat sisi kosmetik Tactic3D Rage ini. Walaupun terbuat dari bahan plastik sebagai pondasi utama, Anda tidak akan menemukan kesan ringkih sama sekali. Tactic3D Rage justru terlihat solid, apalagi dengan bantalan di bagian teratas untuk menjamin kepala Anda tetap nyaman. Bagaimana dengan beratnya sendiri? Menggunakan bahan plastik berarti menjadi jaminan berat yang terhitung proporsional untuk dibawa-bawa, walaupun bentuk yang cukup besar mungkin membuatnya kurang mobile.

Bahan karet dipilih untuk menghasilkan audio yang optimal. Mampu menangkal suara dari luar, namun sayangnya, tidak mampu menahan suara dari dalam ketika berada di volume tertentu.
Bahan karet dipilih untuk menghasilkan audio yang optimal. Mampu menangkal suara dari luar, namun sayangnya, tidak mampu menahan suara dari dalam ketika berada di volume tertentu.
Earpad yang proporsional ini akan menutup telinga Anda dengan baik.
Earpad yang proporsional ini akan menutup telinga Anda dengan baik.
Tampak keseluruhan.
Tampak keseluruhan.
Menghadirkan dua jenis kabel, Anda juga bisa menggunakan kabel jack 3.5mm Tactic3D Rage ini untuk perangkat mobile dan handheld.
Menghadirkan dua jenis kabel, Anda juga bisa menggunakan kabel jack 3.5mm Tactic3D Rage ini untuk perangkat mobile dan handheld.
Untuk pengalaman optimal dengan ekstra driver, USB menjadi pilihan paling tepat.
Untuk pengalaman optimal dengan ekstra driver, USB menjadi pilihan paling tepat.

Bahan karet dipilih sebagai bahan utama untuk menghasilkan sensasi nyaman di bagian terpenting Tactic3D Rage ini – earpad. Bentuknya yang cukup besar akan membuat telinga Anda tertutup dengan baik dan menihilkan gangguan suara yang mungkin muncul dari lingkungan luar. Walaupun demikian, ia tidak mampu memerangkap suara dari dalam dengan cukup baik. Terbiasa mengakses suara dalam volume yang di atas rata-rata, maka kemungkinan besar Anda akan mengganggu ruang nyaman orang lain. Butuh kebijaksanaan tersendiri ketika Anda menggunakannya di ruang publik. Untungnya, Creative menyematkan sebuah scroll volume kecil di sisi earpad kiri untuk mengatur hal ini secara langsung.

Salah satu yang menarik dari Tactic3D Rage adalah fakta bahwa ia merupakan headset yang adaptif. Anda tidak hanya bisa menjadikannya sebagai tumpuan utama untuk menikmati beragam konten multimedia di depan komputer, tetapi juga ketika Anda tengah mobile. Apa pasal? Karena Creative menyediakan dua jenis kabel dalam paket penjualannya. Anda bisa menggunakan port USB atau jack 3.5 mm untuk kebutuhan yang berbeda. Ketika Anda tidak tengah bergerak, Anda bisa menggunakan port USB ini untuk mendapatkan pengalaman audio yang lebih maksimal, apalagi mengingat terbukanya akses driver untuk optimalisasi suara. Sementara ketika Anda bergerak, jack 3.5 mm tentu saja pilihan paling rasional mengingat sebagian besar perangkat mobile masih menggunakan port ini sebagai standar utama. Tidak hanya ponsel pintar Anda, tetapi juga perangkat handheld.

Driver yang menyediakan beragam opsi kustomisasi audio hingga LED sebagai kosmetik.
Driver yang menyediakan beragam opsi kustomisasi audio hingga LED sebagai kosmetik.

Ketersediaan dua jenis kabel hanyalah awal dari betapa adaptifnya Tactic3D Rage ini. Creative menyuntikkan driver yang terhitung mumpuni sebagai pintu gerbang utama Anda mendapatkan kualitas dan jenis audio yang menurut standar Anda, paling nyaman. Dengan user-interface yang sederhana, Anda bisa mengatur banyak hal di driver yang satu ini dan merasakan perubahannya secara real-time. Mengakses dan mengatur tingkat ketajaman suara di SBX Pro Studio atau memilih jenis equalizer yang dinginkan, Creative juga memberikan opsi “kosmetik” yang cukup jarang ditemukan di sebuah headset gaming – kesempatan untuk mengatur jenis LED yang akan menjadi signature identitas sebagai gamer. Mengubah warna, intensitas cahaya, hingga berbagai sifat yang lain membuat Tactic3D Rage ini terlihat kian menarik.

Lantas, spesifikasi teknis dan fitur apa saja yang diusung oleh Tactic3D Rage ini? Berikut adalah list spesifikasi resminya sendiri:

Headphone

  • Driver Units: 50mm Neodymium Magnet
  • Frequency Response: 20 Hz – 20kHz
  • Impedance: 32ohms
  • Sensivity: 102db/mW

Microphone

  • Microphone Type: Noise Canceling Condenser
  • Frequency Response: 100 Hz – 6.5kHz
  • Impedance: <2.2kohms
  • Sensivity: -40dBV/Pa

Interface

  • Connectivity: USB Cable
Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…