20 Game Next-Gen Sumber Kekecewaan Gamer PC!

Reading time:
September 11, 2013
halo-featured-image

Terlepas dari persaingan yang begitu intens selama beberapa tahun terakhir ini, kedatangan konsol next-gen memang menjadi berita membahagiakan tersendiri bagi gamer PC. Apa pasal? Selain menetapkan standar pengembangan game yang tentu saja kian baik, fakta bahwa Xbox One dan Playstation 4 datang dengan arsitektur x86 menumbuhkan optimisme yang kuat. Persamaan arsitektur berarti mengindikasikan kemudahan untuk melakukan proses port, memungkinkan publisher dan developer untuk merilis game-game andalan mereka di semua platform yang tersedia. Banyak gamer PC yang percaya bahwa ini adalah awal dari kedatangan franchise-franchise eksklusif konsol di masa lalu di platform kesayangan mereka. Sayangnya, harapan ini kian terlihat palsu.

Selama beberapa bulan terakhir pengenalan Playstation 4 dan Xbox One di event-event besar gaming, gamer PC mulai merasakan atmosfer dan sensasi yang tak ubahnya dengan persaingan di konsol generasi terdahulu. Persaingan panas Sony dan Microsoft memang melahirkan begitu banyak game-game next-gen super keren yang siap meramaikan pertempuran ini, namun sayangnya, kembali menganaktirikan PC, terlepas dari faktanya sebagai platform gaming yang jauh lebih kuat di sisi performa. Tidak hanya dari para developer first party dan eksklusif, kebijakan serupa juga ditempuh oleh beberapa developer third party. Esklusivitas tetap menjadi mimpi buruk dan masalah terbesar.

Dari semua game yang suda diperkenalkan dan dikonfirmasikan akan hadir, inilah 20 game next-gen konsol yanag akan menjadi sumber kekecewaan bagi gamer PC. Apa saja?

20. FIFA 14

fifa 14

FIFA 14? Bukankah game sepakbola andalan EA ini  juga akan meluncur untuk PC akhir bulan ini? Tidak salah, namun satu hal yang pantas dicatat, tidak akan dalam kualitas paling maksimal. Sejak pertama kali diperkenalkan, EA memang menggembar-gemborkan kehadiran engine terbaru – Ignite untuk menghadirkan sensasi gameplay yang lebih realistis untuk FIFA 14. Sayangnya, engine ini akan dirilis eksklusif untuk FIFA 14 versi Playstation 4 dan Xbox One. Sementara gamer PC harus berkutat dengan engine lawas setara dengan Playstation 3 dan Xbox 360.

19. Drive Club

drive club

Tidak hanya genre shooter dan action saja yang mendapatkan perombakan maksimal di konsol next-gen, racing juga menemukan IP baru yang menarik untuk diantisipasi. Salah satunya? Kehadiran franchise eksklusif terbaru Playstation 4 – Drive Club. Menjadikan mode multiplayer sebagai kekuatan utama, Drive Club menunjukkan optimalisasi engine yang terhitung memanjakan mata.

18. Killer Instinct

killer instinct

Sebuah franchise lawas yang akhirnya dilahirkan kembali, para gamer yang sempat mengenyam konsol zaman dulu tentu tidak asing lagi dengan nama Killer Instinct. Pertarungan epik dengan combo-combo mematikan ini akhirnya diperkenalkan sebagai franchise game fighting eksklusif untuk Xbox One. Perombakan visual, sekaligus mempertahankan cita rasa nostalgia bagi gamer yang familiar dengan seri ini di masa lalu, Killer Instinct juga mengusung sistem distribusi yang unik. Ia ditawarkan sebagai game free to play dengan sistem pembelian per karakter.

17. Dead Rising 3

dead rising 3

Berhadapan dengan ratusan zombie tidak pernah lebih menyenangkan dari sebuah seri Dead Rising. Memaksimalkan beragam senjata dan mengkombinasikannya untuk meratakan zombie yang terus mendekat, sang seri terbaru – Dead Rising 3, yang eksklusif untuk Xbox One, tidak hanya mengusung visualisasi yang lebih mumpuni, tetapi juga segudang fitur baru yang siap untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda.

16. Quantum Break

quantum break

Jika kita membicarakan salah satu seri eksklusif Xbox One yang masih menjadi misteri – Quantum Break boleh terbilang sebagai yang paling mengundang tanda tanya besar. Terlepas dari konfirmasi dan teaser trailer sinematik, Quantum Break hanya diperkenalkan sebagai sebuah game action third person yang menjadikan waktu sebagai elemen utama. Microsoft sendiri belum memberikan ekstra detail apapun terkait game ini. Satu yang pasti, ia adalah satu senjata utama Xbox One untuk menarik perhatian gamer.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…