Atlus Perkenalkan Persona 4: The Ultimax Ultra Suplex Hold

Reading time:
September 26, 2013
person 4 ultimax ultra suplex hold

Masalah keuangan yang membelit dan hampir mengancam eksistensinya ternyata tidak membuat Atlus berhenti berkarya. Dengan kekuatan SEGA yang kini menjadi peyangga dana utama, Atlus tampaknya masih diberikan kebebasan untuk melancarkan produk teranyar mereka ke pasaran. Hasilnya? Sebuah seri terbaru dari franchise andalannya – Persona. Setelah sempat mendaftarkan merk dagang Persona 5, Atlus justru hadir dengan sebuah kejutan ekstra, sebuah seri teranyar dengan nama super keren – Persona 4: The Ultimax Ultra Suplex Hold.

Apakah ini akan menjadi sebuah seri RPG Persona yang terbaru? Sayangnya tidak. Persona 4: The Ultimax Ultra Suplex Hold adalah sebuah sekuel resmi untuk seri spin-off game fighting yang sempat meluncur di Playstation 3 dan Xbox 360 – Persona 4: Arena. Karakter baru diperkenalkan, Yukari Takeba dan Junpei Iori dari Persona 3 akhirnya bergabung dalam pertarungan, bersama dengan karakter misterius yang belum pernah hadir di seri Persona sebelumnya – Sho Minazuki. Ceritanya sendiri akan berputar di sekitar kemunculan kabut merah yang membuat banyak orang hilang secara misterius.

person 4 ultimax ultra suplex hold10 person 4 ultimax ultra suplex hold9 person 4 ultimax ultra suplex hold8 person 4 ultimax ultra suplex hold7 person 4 ultimax ultra suplex hold6 person 4 ultimax ultra suplex hold5 person 4 ultimax ultra suplex hold4 person 4 ultimax ultra suplex hold3 person 4 ultimax ultra suplex hold2 person 4 ultimax ultra suplex hold1

Persona 4: The Ultimax Ultra Suplex Hold sendiri baru akan dirilis untuk mesin arcade di Jepang, tanpa belum ada kepastian akan hadir di platform rumahan seperti konsol dan PC. You gotta admit, that is one of the most awesome sub-name of video game ever. Prepare for Ultimax Ultra Suplex Hold!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…