Naughty Dog Buka Plot “Asli” The Last of Us

Reading time:
September 2, 2013
The Last of Us part 2 (14)

Proses pengembangan sebuah game memang melewati proses kreatif yang rumit dan berbelit. Campur tangan para talenta terbaik yang berusaha mewujudkan visi-misinya memang seringkali melahirkan sebuah masterpiece yang luar biasa, tentu saja melalui serangkaian modifikasi untuk memfasilitasi ide terbaik. Hal yang sama juga tampaknya terjadi pada salah satu calon game terbaik tahun ini – The Last of Us. Terlepas dari pujian yang terus melayang, tidak hanya dari sisi visualisasi  dan gameplay, Naughy Dog ternyata mengusung sebuah garis plot yang jauh berbeda dari rencana awal, seperti yang dikemukakan oleh sang director Neil Druckmann.

SPOILERS AHEAD!

Anda yang sempat melihat video Youtube atau bahkan menyelesaikan game ini tentu saja sudah memahami dinamika yang terjadi antara sosok Joel dan Ellie, serta beberapa karakter pendukung lainnya. Plot dimainkan lewat beragam tragedi, kebrutalan, dan rasa kehilangan yang begitu kentara mengalir selama kurang lebih 13 jam permainan. Semuanya diakhiri dengan keputusan Joel untuk tidak mengorbankan Ellie demi keselamatan dunia. Dengan egois, ia membunuh Marlene – kepala Firefly dan berbohong pada Ellie tentang apa yang tengah terjadi. Sebuah skenario yang cukup jauh dari apa yang direncanakan dari awal oleh Naughty Dog.

Dalam kesempatan di PAX Prime, Neil Druckmann memberikan sinopsis plot “asli” The Last of Us, ketika proyek ini sendiri masih diberi nama “Project T1”. Berbeda dengan cerita yang kita dapatkan saat ini, Tess merupakan salah satu poros cerita utama. Pada awalnya, Joel dan Ellie diceritakan kabur dari wilayah karantian bersama Tess dan satu karakter lainnya. Kepanikan yang melanda setelah Ellie diperiksa terinfeksi oleh anggota militer akhirnya membuat saudara laki-laki Tess tewas. Dendam yang membara akhirnya membawa Tess pada satu misi utama: membunuh Joel dan Ellie.

the last of us original
Di konsep awal The Last of Us, Tess menjadi poros utama cerita, karakter antagonis yang hanya memiliki satu misi: membunuh Joel dan Ellie untuk balas dendam kematian sang adik.
Sementara di versi final, Tess merupakan karakter protagonis yang justru mendorong Joel untuk terus melindungi Eliie.
Sementara di versi final, Tess merupakan karakter protagonis yang justru mendorong Joel untuk terus melindungi Eliie.

Ada banyak ide awal The Last of Us yang tidak masuk ke dalam versi finalnya. Druckmann sendiri membocorkan bahwa Naughy Dog hampir menyuntikkan seekor karakter anjing untuk menemani perjalanan Joel dan Ellie. Keinginan untuk menciptakan plot dramatis dimana sang anjing akan terinfeksi akhirnya dibatalkan karena Naughty Dog lebih memilih untuk mempertahankan scene menggugah, dimana Ellie untuk pertama kalinya, melihat jerapah. Ending awalnya? Ellie akan membunuh Tess yang tengah menyiksa Joel untuk membalaskan dendam kesumatnya.

Terlepas dari seberapa jauh perbedaan yang diusung kedua skenario ini, namun Naughty Dog tetap pantas mendapatkan acungan jempol karena keberhasilan melemparkan sebuah jalinan cerita yang tidak kalah brutal dan menggugah di The Last of Us versi final. Bravo!

Load Comments

PC Games

June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…