Seaneh Apa Suara Snake Tanpa David Hayter di MGS V?

Reading time:
September 25, 2013

Pukulan telak bagi sebagian besar penggemar berat franchise Metal Gear Solid racikan Hideo Kojima. Bukan karena perubahan struktur gameplay yang akan ia hadirkan di seri terbaru MGS V: The Phantom Pain, tetapi keputusan untuk mencabut peran sang voice actor ikonik – David Hayter yang sudah mengisi suara Snake selama puluhan tahun. Konflik terbuka bahkan sempat terjadi, dengan kedua pihak yang sempat meluapkan emosi mereka. Sebagai gantinya, suara David Hayter akan diganti oleh aktor kawakan – Keifer Sutherland yang populer lewat perannya di serial “24”. Pertanyaannya, apakah suara Sutherland memang cukup kuat untuk memproyeksikan karakter snake yang selama ini kita kenal?

Ajang pembuktian tersebut akhirnya hadir. Setelah sempat ditinggalkan di kegelapan untuk waktu yang cukup lama, Konami akhirnya merilis trailer perdana Ground Zeroes dalam bahasa Inggris. Sebagai publik yang berada di luar Jepang, ini tentu menjadi kesempatan terbaik untuk menilik seberapa kuat voice acts yang akan kita nikmati. Menariknya lagi, video ini juga menjadi “debut” suara Sutherland yang meluncur lewat mulut Snake. Anda bisa mendengarnya sendiri di menit 7:20.

Untuk pertama kalinya, gamer akhirnya dapat mendengar suara Snake tanpa sosok David Hayter di MGS V. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah pengisi suara yang baru - Keifer Sutherland mampu mewakili karakter Snake yang kuat?
Untuk pertama kalinya, gamer akhirnya dapat mendengar suara Snake tanpa sosok David Hayter di MGS V. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah pengisi suara yang baru – Keifer Sutherland mampu mewakili karakter Snake yang kuat?

Bagaimana menurut Anda sendiri? Bagaimana impresi pertama Anda tentang Snake tanpa suara Hayter? Bagi kami pribadi yang mencintai karakter ini sejak awal kelahirannya, this is so frakking weird.. Can we just have Hayter back?

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…