Review Keyboard Gaming Corsair Vengeance K95: Surga Gamer MMORPG!

Reading time:
October 10, 2013
Corsair Vengeance K95
Corsair Vengeance K95

Setelah berkutat dengan serangkaian game luar biasa yang dirilis dalam dua bulan terakhir ini, JagatPlay akhirnya berkesempatan untuk menjajal kembali perangkat keras yang memang didesain untuk mendukung performa gaming di PC. Walaupun seringkali dicurigai sebagai sebuah gimmick tanpa fungsi, tidak sedikit produsen yang berhasil membuktikan diri bahwa harga yang sedikit lebih mahal memang terbayarkan dengan setiap fungsi yang ditawarkan. Hal inilah yang berusaha ditawarkan oleh Corsair dengan seri keyboard gaming andalan mereka – Vengeance. JagatPlay sendiri berkesempatan untuk menjajal si seri K95. Lantas, kualitas seperti apa yang ditawarkan? Mengapa kami menyebut keyboard ini sebagai surga gamer MMORPG?

Desain dan Fitur

Solid, ini mungkin menjadi kata pertama yang meluncur dari mulut Anda ketika melihat Corsair Vengeance K95 ini untuk pertama kali.
Solid, ini mungkin menjadi kata pertama yang meluncur dari mulut Anda ketika melihat Corsair Vengeance K95 ini untuk pertama kali.

Solid, ini mungkin kata pertama yang akan meluncur dari mulut Anda ketika pertama kali melihat Corsair Vengeance K95. Walaupun tidak terlihat sebagai sebuah keyboard gaming yang mencolok di sisi kosmetik, ada daya tarik tersendiri yang sulit untuk ditolak dari keyboard yang satu ini. Dengan warna hitam legam yang memperlihatkan kesan elegan di seluruh tubuhnya, Corsair Vengeance K95 juga dibangun dengan aluminium di keseluruhan sisinya. Anda akan melihat kesan kokoh yang begitu kentara, terlepas dari desain yang mungkin meninggalkan masalah tersendiri – debu. Benar sekali, menempatkan keyboard ini di ruangan yang mudah berdebu mungkin akan menyibukkan Anda setiap minggu.

Bahan alumunium yang solid menjadi bahan utama.
Bahan alumunium yang solid menjadi bahan utama.

Anda juga akan disuguhkan beberapa tombol multimedia sederhana di bagian kanan atas Corsair Vengeance K95 ini.
Anda juga akan disuguhkan beberapa tombol multimedia sederhana di bagian kanan atas Corsair Vengeance K95 ini.

Bagaimana dengan sisi kosmetik ekstra yang lain? Corsair Vengeance K95 memang tidak memperlihatkan identitas yang cukup kuat sebagai perangkat gaming. Anda tidak akan menemukan kombinasi warna yang mencolok atau desain bentuk yang “gila”. Walaupun demikian, Corsair Vengeance K95 masih memiliki sisi kosmetik lain yang cukup untuk membuat mata gamer manapun tertarik. Ia menyematkan lampu LED di keseluruhan keyboard dan dapat diatur secara real-time dengan menggunakan dua tombol utama di bagian teratas keyboard. Mematikannya secara langsung atau sekedar mengatur intensitas cahaya yang ada, tidak hanya menjadi penguat identitas, lampu-lampu LED kecil juga akan menjadi penerang yang dapat diandalkan ketika Anda tengah bermain atau bekerja dengan pencahayaan yang minim.

Corsair Vengeance K95 juga dilengkapi dengan beberapa tombol ekstra di bagian kanan untuk beragam fungsi, terutama untuk multimedia. Bagian terbaiknya? Anda akan menemukan tidak lebih dari 18 buah ekstra tombol yang bisa diakses di bagian terkiri keyboard yang satu ini. Salah satu primadona yang menjadi nilai jual utama Corsair Vengeance K95 ini.

Corsair Vengeance K95, Seberapa Nyaman?

Corsair Vengeance K95, Seberapa Nyaman?
Corsair Vengeance K95, Seberapa Nyaman?

Keputusan untuk mengadaptasikan teknologi mekanikal ke dalamnya tentu saja menjadikan Corsair Vengeance K95 sebagai sebuah keyboard gaming yang bisa diandalkan. Feedback yang cepat dan akurat dan kenyamanan untuk setiap tarian jari yang Anda lakukan hanyalah satu dari sedikit pesona yang membuat keyboard yang satu ini mudah untuk dicintai.  Ukuran tuts yang proporsional dan jarak yang diusung tidak akan membuat jari Anda canggung, walaupun ketika Anda baru beralih dari keyboard membran konvensional , misalnya. Corsair Vengeance K95 sendiri menggunakan Cherry MX Red sebagai teknologi utama yang diusung dan terhitung reliable untuk digunakan di kegiatan produktif seperti bekerja atau sekedar gaming. Menariknya lagi, ukuran proporsional ini begitu baik, hingga Anda tidak akan bingung ketika mengakses beberapa tombol sesuai dengan memori otot Anda. Posisi ke-delapan belas tombol makro ekstra yang terletak di sisi kiri Corsair Vengeance K95 ini cukup jauh, membuat kecil kemungkinan Anda akan salah menekan tombol-tombol seperti “Esc” misalnya.

Ukuran dan jarak tuts yang proporsional, terlepas dari tambahan beberapa ekstra tombol di bagian kiri tidak akan membuat tangan Anda terasa canggung.
Ukuran dan jarak tuts yang proporsional, terlepas dari tambahan beberapa ekstra tombol di bagian kiri tidak akan membuat tangan Anda terasa canggung.
Diperkuat dengan Cherry MX Switch.
Diperkuat dengan Cherry MX Red Switch.
corsair revengeance k95 driver animation
User-interface yang sederhana.

Untuk memastikan management kabel yang lebih rapi, Corsair Vengeance K95 juga menyediakan satu ekstra slot USB di bagian belakang. Anda bisa menyertakan beragam perangkat tambahan yang Anda butuhkan secara instan tanpa harus mengacaukan tata kabel yang mungkin sudah Anda perhitungkan di atas meja gaming / kerja Anda. Sementara di sisi fungsi? Corsair Vengeance K95 tidak main-main. Ia menyertakan lebih dari 18 ekstra tombol untuk memfasilitasi semua kebutuhan makro Anda, dari yang sederhana hingga sekompleks mungkin. Pencarian driver, instalasi, dan user-interface sederhana membuat segalanya jauh lebih mudah.

Corsair Vengeance K95 tampil maksimal di semua genre yang kami lontarkan.
Corsair Vengeance K95 tampil maksimal di semua genre yang kami lontarkan.

Dengan kuantitas yang begitu masif, satu yang bisa dipastikan, Corsair memang mendesain Corsair Vengeance K95 ini sebagai pintu gerbang yang mumpuni untuk memfasilitasi kebutuhan gaming yang menuntut perintah yang repetitif atau kompleks, sekelas MMORPG, misalnya. Walaupun demikian di sisi yang lain, ia tentu saja harus tampil maksimal di fungsi gaming genre lain. Kami sendiri menjajal Corsair Vengeance K95 ini tiga genre besar: Neverwinter (MMORPG), Counter Strike: Global Offensive (FPS), dan tentu saja – DOTA 2 (MOBA). Ketersediaan lebih dari 18 tombol makro yang ada sudah pasti cukup untuk memfasilitasi kombinasi serangan yang dibutuhkan oleh karakter kami di Neverwinter, apalagi mengingat status kami sebagai Battle Cleric. Kenyamanan, akurasi gerakan, dan respon yang luar biasa tercermin di genre yang lain – CS: GO dan DOTA 2. Tidak perlu diragukan lagi, Corsair Vengeance K95 berhasil membuktikan diri sebagai sebuah keyboard gaming yang tak hanya sekedar menjual “nama”.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…