DICE: Battlefield Memang Lemah di Sisi Cerita!

Reading time:
October 21, 2013
bf 41

Sebagian besar gamer yang Anda temui, terutama mereka yang menggemari franchise-franchise raksasa FPS, biasanya akan menyimpulkan daya tarik yang berbeda antara Battlefield dan Call of Duty. Salah satu penjelasan paling sederhana yang mungkin sering Anda temui adalah bahwa COD menawarkan sisi single player yang lebih baik, sementara Battlefield menjual mode sensasi multiplayer yang lebih epik. Penjelasan yang satu ini seolah menyimpulkan semua hal yang seringkali diperdebatkan, siapa yang lebih baik – Battlefield atau Call of Duty. Kelemahan ini sendiri bahkan diakui oleh DICE sendiri, sebagai developer Battlefield.

Patrick Bach dari DICE menyatakan bahwa Battlefield memiliki resep rahasia untuk terus mendulang sukses. Ia secara terbuka menegaskan bahwa nilai jual terbaik franchise andalannya ini terletak pada pengalaman gameplay yang ditawarkan, dan bukannya di sisi cerita atau naratif yang ada, apalagi mengingat mode single player penuh memang baru ditawarkan di seri Battlefield 3. Bach menegaskan bahwa cerita dibangun sebagai pembungkus game saja, namun intisarinya terletak pada pengalaman memainkannya. Patrick Soderlund dari EA juga menambahkan bahwa orang Swedia memang bukanlah pencerita yang baik, dan lebih handal membangun sebuah sistem. Oleh karena itu, Battlefield dibangun sebagai sebuah sistem hiburan menyeluruh dan bukan sekedar media untuk berbagi cerita.

Dalam wawancaranya dengan New York Times, Bach juga membicarakan tentang masa depan Battlefield yang tentu saja akan terus berlanjut. Ditanya apa yang pantas untuk diekspektasi dari Battlefield 5 suatu saat nanti, Bach menginginkan lebih banyak kehancuran yang bisa dipicu dibandingkan Battlefield  4, tentunya.

DICE sendiri bahkan mengakui bahwa Battlefield memang tidak kuat di sisi cerita.
DICE sendiri bahkan mengakui bahwa Battlefield memang tidak kuat di sisi cerita.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang lebih menikmati single player yang ditawarkan Battlefield dibandingkan dengan Call of Duty? Battlefield 4 sendiri akan meluncur pada 29 Oktober 2013 mendatang untuk Playstation 3, Xbox 360, dan PC.

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…