Produser Tekken: Playstation 5 Bukan Lagi Sebuah Konsol

Reading time:
October 9, 2013
ps logo

Perkembangan teknologi, termasuk di industri game selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Kita tidak hanya membicarakan spesifikasi yang kian kuat setiap kali sebuah generasi konsol hadir, tetapi juga beragam fitur andalan yang ia tawarkan. Generasi terbaru – Playstation 4 dan Xbox One menjadi primadona di generasi saat ini. Terlepas dari serangkaian fitur berbeda yang ditawarkan keduanya, Playstation 4 dan Xbox One memang masih bekerja dengan cara konsol konvensional, dimana disc fisik masih memainkan peranan super penting. Lantas apa yang pantas kita antisipasi di masa depan? Teknologi seperti apa yang akan melewati dua generasi selanjutnya? Katsuhiro Harada melemparkan sebuah opini.

Walaupun Playstation 4 belum dirilis di pasaran, Harada – produser dari franchise game fighting ternama Tekken sudah membicarakan Playstation 5. Dalam wawancaranya dengan majalah gaming Jepang ternama – Famitsu, Harada percaya bahwa Playstation 5 nantinya akan dirilis tanpa konsol fisik sama sekali. Melihat tren yang ada, besar kemungkinan bahwa produsen sekelas Sony akan mulai menjual “jasa” dan tidak lagi hardware, berfokus pada layanan cloud gaming yang lebih dapat diandalkan. Dengan konsep seperti ini, tidak heran jika Playstation 5 akan dirilis dengan hanya monitor dan sebuah kontroler saja, tanpa konsol sama sekali.

Harada, produser yang membawahi Tekken yakin bahwa Playstation 5 di masa depan akan hadir tanpa perangkat hardware alias konsol. Sony akan beralih menuju persaingan digital secara penuh, lewat layanan cloud gaming yang disempurnakan.
Harada, produser yang membawahi Tekken yakin bahwa Playstation 5 di masa depan akan hadir tanpa perangkat hardware alias konsol. Sony akan beralih menuju persaingan digital secara penuh, lewat layanan cloud gaming yang disempurnakan.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah sebuah konsep gaming full digital seperti akan menjadi lambang optimisme masa depan gaming yang Anda harapkan?

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…