Preview Grand Theft Auto Online: Mimpi Menjadi Kenyataan!

Reading time:
GTA Online (3)

Gamer pun bersorak riang ketika Rockstar secara terbuka akhirnya memperkenalkan GTA V ke pasaran tahun lalu. Kembali ke San Andreas dengan segudang fitur baru, popularitas yang dibangun seri teranyar ini memang terhitung fantastis. Segudang rekor dunia di industri hiburan dipecahkan dalam waktu hitungan hari, dengan angka penjualan yang terus meroket di beberapa pasar utama gaming dunia. Namun bukan sekedar luasnya dunia, sistem tiga karakter, atau segudang aktivitas baru yang membuat GTA V ini terlihat sangat menarik. Salah satu yang paling diantisipasi? Tentu saja kehadiran mode baru yang selama ini diimpikan oleh banyak gamer – GTA Online.

Kesan Pertama

Sulit dan menyebalkan, ini mungkin menjadi kata pertama yang terlontar dari semua gamer pemilik GTA V yang berusaha untuk menjajal GTA Online sejak hari rilisnya – 1 Oktober 2013 yang silam. Bagaimana tidak? Ketidaksiapan server Rockstar membuat banyak gamer tidak bisa menikmati fitur ini. Mereka yang masuk juga harus berhadapan dengan segudang bug yang mengganggu, beberapa bahkan sempat mengalami penghapusan karakter secara permanen, seperti yang juga terjadi dengan kami – JagatPlay.  Untungnya, seminggu setelahnya masalah ini mulai secara signifikan berkurang lewat kehadiran patch terbaru – 1.03. Pengalaman yang lebih stabil akhirnya memungkinkan kami untuk menilai dan menjajal GTA Online ini secara penuh.

Kebebasan untuk menciptakan karakter Anda sendiri, ini menjadi kesempatan terbaik untuk berperan sebagai karakter wanita yang selama ini kami idam-idamkan untuk hadir di franchise GTA. Bertemu dengan kurang lebih 16 pemain dalam satu dunia yang memiliki agendanya masing-masing, komunitas GTA Online sendiri memang tumbuh lebih “dewasa” di patch terbaru ini. Alih-alih menggila dan membunuh setiap player yang mereka temui, para user kini jauh lebih tenang dan rasional. Lebih bersahabat, siap untuk bekerja sama ketika dibutuhkan, dan tidak takut untuk bersenang-senang bersama. Jauh lebih kondusif.

Seperti yang bisa Anda dapatkan di GTA V single player, hampir sebagian besar aktivitas tersebut juga bisa Anda lakukan di GTA Online, kini tentu dengan ekstra pemain yang lain. Hadir dalam plot sebelum GTA single player, Anda juga akan bertemu dengan beberapa karakter baru dan lawas dari GTA V, menuntut Anda untuk bekerja sama menyelesaikan setiap misi yang ada. Anda juga bisa bersenang-senang dengan berkompetisi dalam berbagai aktivitas yang ditawarkan, dari tenis, balapan, hingga terjun payung. Efeknya? Anda bisa mendapatkan ekstra uang untuk membeli perlengkapan senjata dan armor, dan berbagai properti menarik seperti apartemen dan garasi. Rockstar juga mendesain agar pekerjaan-pekerjaan ini dapat diakses dengan sangat mudah dan instan. Tidak hanya kooperatif, sistem pertarungan ala Team Deathmatch juga disematkan di dalamnya.

Namun perjalanan untuk menjelajahi luasnya dunia dan aktivitas yang ditawarkan GTA Online memang masih panjang. Setelah sempat merasakan reset karakter, kami sendiri baru memasuki level 9 di karakter utama kami dan baru meraskan secuil pengalaman yang ditawarkan. Ada sedikit keterkejutan bahwa Rockstar ternyata belum mengimplementasikan beberapa aktivitas utama yang seharusnya menjadi daya tarik. Sebagai contoh? Perampokan. Rockstar sendiri menjanjikan bahwa misi-misi epik seperti ini akan ditawarkan di patch-patch selanjutnya secara gratis.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, izinkan kami untuk menyediakan beragam screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran apa yang sebenarnya ditawarkan oleh GTA Online ini. The real experience is here!

GTA Online (19) GTA Online (20) GTA Online (21) GTA Online (42) GTA Online (47)

GTA Online (53)
GTA Online (92)

GTA Online (64) GTA Online (104) GTA Online (107) GTA Online (157) GTA Online (167)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…