Nitrous: Engine Next-Gen Baru untuk Game Strategi

Reading time:
January 16, 2014
oxide1

Kompleks, menantang, sekaligus menawarkan kepuasan yang tidak terkira, ada begitu banyak alasan untuk mencintai game-game yang mengusung genre strategi. Kebebasan untuk mengatur unit, resource, dan strategi yang diusung memberikan Anda sensasi kendali penuh terhadap permainan, apalagi ketika berhadapan dalam mode kompetitif. Dengan begitu banyak unit yang harus dikendalikan, game-game dengan genre RTS memang lebih identik dengan PC sebagai platform utama, terutama karena kenyamanan fungsi keyboard dan mouse di mekanik seperti ini. PC juga menawarkan kemampuan untuk melakukan render unit dalam jumlah masif, puluhan hingga ratusan dalam satu layar. Untuk urusan yang satu ini, engine terbaru bernama Nitrous akan membawanya ke level yang lebih tinggi.

Untuk merepresentasikan generasi gaming yang baru, sebuah engine yang didesain khusus untuk genre RTS bernama Nitrous diperkenalkan. Lantas apa yang membuat engine terbaru dari developer Oxide Games ini tampil begitu spesial? Ketika sebagian besar game RTS menawarkan pertempuran ratusan unit dalam satu layar, Nitrous mengklaim mampu menghadirkan lebih dari 10.000 unit di-render dalam waktu bersamaan, lengkap dengan physics dan AI yang mereka usung. Mereka mendemokan hal tersebut di CES 2014 lewat sebuah simulasi game bernama “Star Swarm”. Nitrous sendiri dikembangkan dengan menggunakan teknologi Mantle dari AMD, untuk memastikan komunikasi CPU dan GPU yang jauh lebih bisa diandalkan.

nitrous engine2 nitrous engine1 nitrous engine

Dan Baker – boss besar dari Oxide Games yang juga merupakan mantan developer Civilization V, menyatakan bahwa engine ini akan mampu menghasilkan skenario perang 10 kali lipat lebih kompleks dari scene paling kompleks yang Anda temukan di Starcraft II. Akan ada tiga game strategi yang akan menggunakan engine Nitrous sebagai dasar pengembangan – Star Control dari Stardock, game strategi terbaru dari Mohawk Games, dan game terbaru dari Oxide sendiri, yang masih dirahasiakan. Belum ada informasi soal tanggal rilis masing-masing game tersebut.

10.000 unit dalam satu layar, dengan pertempuran 5000 unit vs 5000 unit dalam skenario 1 vs 1? Holy hell.. Holy frakking hell..

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…