Review Mouse Gaming CM Storm Havoc: Untuk Grip yang Nyaman!

Reading time:
February 6, 2014
Mouse Gaming CM Storm Havoc
Mouse Gaming CM Storm Havoc

Setelah berkutat dengan begitu banyak game yang menarik, terutama yang meluncur di platform next-gen selama beberapa minggu terakhir, kesempatan untuk menjajal sebuah produk peripheral gaming akhirnya tiba juga. Cukup lama absen, Cooler Master lah yang menjadi produsen pembuka untuk review peripheral di tahun 2014 ini.  Lewat sebuah produk mouse gaming dengan nama “Havoc”, Cooler Master berusaha menawarkan pengalaman gaming yang lebih optimal untuk para gamer PC, setidaknya memastikan performa gaming yang lebih konsisten, apalagi ketika menjajal berbagai judul kompetitif yang ada. Dengan desain dan fitur yang memang pantas menyandang identitas tersebut, Havoc menjadi produk yang terlihat menarik.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh mouse gaming Cooler Master Havoc ini? Apa yang membuat kami menyebutnya sebagai sebuah mouse yang nyaman untuk grip? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Desain dan Fitur

Warna hitam yang dominan, dengan kombinasi lampu LED yang menyala terang, CM Storm Havoc memang memperlihatkan desain sebuah mouse gaming yang kentara.
Warna hitam yang dominan, dengan kombinasi lampu LED yang menyala terang, CM Storm Havoc memang memperlihatkan desain sebuah mouse gaming yang kentara.

Tidak akan ada yang bisa salah dengan sebuah produk yang menjadikan warna hitam sebagai warna dasar yang dominan. Di satu sisi ia terlihat misterius, namun di sisi yang lain, elegan. Warna hitam juga menciptakan kontas yang lebih kuat, apalagi ketika produsen mouse menyuntikkan beberapa ekstra kosmetik seperti lampu berwarna cerah di dalamnya. Hal inilah yang dilakukan oleh Cooler Master di Havoc. Di sisi desain, ia memperlihatkan identitas yang cukup kentara sebagai sebuah produk gaming. Dengan bentuk yang cukup konvensional, diikuti dengan kontur berlekuk di kedua sisi, Havoc juga menyediakan beragam tombol standar sebuah mouse gaming ke dalamnya. Tidak hanya tombol klik dan scroll, tetapi juga ekstra fungsi instan yang bisa diakses lewat tiga tombol ekstra di kiri, dengan sebuah logo kecil di bagian belakang mouse.

Tidak berlebihan, sebuah logo kecil disematkan di bagian belakang.
Tidak berlebihan, sebuah logo kecil disematkan di bagian belakang.
Mouse ini hadir dengan delapan buah tombol yang bisa diakses dengan sangat mudah.
Mouse ini hadir dengan delapan buah tombol yang bisa diakses dengan sangat mudah.
Ada ekstra empat lampu kecil sebagai indikator tingkat sensivitas mouse yang tengah Anda gunakan.
Ada ekstra empat lampu kecil sebagai indikator tingkat sensivitas mouse yang tengah Anda gunakan.

Bahan yang dipilih memang terhitung menarik.  Kombinasi antara plastik dan karet menjadi tema utama dari CM Havoc ini. Sebagian besar tubuh mouse gaming ini dibungkus dengan plastik yang memang terasa cukup nyaman di tangan. Namun warna dan bentuk yang terhitung minimalis tampil semakin elegan dan perbedaan bahan yang terlihat jelas di bagian kiri dan kanan mouse. Untuk memastikan jempol Anda bisa beristirahat dengan nyaman ketika menggenggam Havoc, bahan karet dengan tekstur bergerigi di sebelah kiri mouse. Sementara di sebelah kanan, dihiasi dengan bahan plastik glossy, yang tampaknya tidak memiliki banyak fungsi selain memperkuat nilai estetika Havoc itu sendiri. Elegan dan menarik di mata.

Mouse Gaming CM Storm Havoc, Seberapa Nyaman?

CM Storm Havoc, seberapa nyaman?
CM Storm Havoc, seberapa nyaman?

Bahan plastik yang digunakan untuk membangun Havoc memang menjadi bahan terbaik untuk menjamin kualitas dan daya tahan yang lebih bisa diandalkan. Penggunaan bahan glossy yang licin di bagian kanan mouse memang cukup dipertanyakan. Bahan glossy seperti ini justru mudah meninggalkan sidik jari, dan berpotensi membuat mouse terlihat kotor. Sementara di bagian kanan, Cooler Master memang membangun desain yang memastikan pengalaman pemakaian yang lebih nyaman. Bahan karet dengan bentuk bergerigi yang disematkan di sini menihilkan potensi kesalahan gerak karena licin atau grip yang mungkin terasa tidak nyaman. Mengistirahatkan jempol Anda dengan sangat baik, desain ini membantu proses grip yang lebih bisa diandalkan, apalagi ketika Anda memainkan game-game yang memang membutuhkan kecepatan gerak yang tinggi. Namun seperti masalah yang Anda temukan di bagian glossy, bentuk bergerigi dengan celah ini juga berpotensi sebagai salah satu gudang debu dan kotoran yang butuh dibersihkan secara berkala. Namun secara keseluruhan, ia hadir dengan desain yang ergonomis.

Menggunakan Omron Micro Switches, setiap klik yang Anda lakukan di Havoc akan diterjemahkan secara akurat sesuai dengan aksi yang memang Anda butuhkan. Dengan variasi Dpi dari 100-8200, Havoc membuka ruang yang luas untuk diadaptasikan dengan genre game atau gaya bermain apapun yang Anda butuhkan. Anda yang memang sangat bergantung pada sensivitas gerakan, atau Anda yang lebih menyukai gerak lambat yang lebih menjamin akurasi, akan difasilitasi dengan sangat baik oleh CM Storm Havoc ini. Bahan karet juga menjamin kenyamanan ekstra anti keringat. Penempatan beberapa tombol ekstra di bagian kiri juga mudah diakses tanpa perasaan canggung pada jari, berkat penempatan dan ukuran tombol yang terhitung besar.

Karet bergerigi di bagian kiri menjamin grip yang nyaman.
Karet bergerigi di bagian kiri menjamin grip yang nyaman.
Omron Switch dan range sensivitas yang luas membaut Havoc mampu diadaptasikan untuk semua gaya bermain dan genre game.
Omron Switch dan range sensivitas yang luas membaut Havoc mampu diadaptasikan untuk semua gaya bermain dan genre game.

 

Namun bentuk yang ditawarkan Cooler Master Havoc ini membuatnya eksklusif hanya bisa dinikmati oleh gamer-gamer yang memang menjadikan tangan kanan sebagai tangan utama, tidak untuk mereka ynag kidal. Posisi karet untuk menjamin grip yang hanya ditempatkan di sebelah kiri memang didesain untuk menunjang jempol mereka yang memang menggenggamnya dengan tangan kanan. Masalah lain yang mungkin mempengaruhi mereka yang sensitif adalah berat. Terlepas dari desain dan kelengkapan fitur yang berusaha ditawarkan oleh Cooler Master di dalam Havoc, mouse ini hadir tanpa kesempatan untuk memodifikasi berat sama sekali. Dengan berat yang ada, beberapa gamer mungkin akan merasakan mouse ini tidak cocok untuk mereka.

Dari segi fitur, CM Storm Havoc menawarkan sekitar 8 buah tombol yang memang mengusung fungsi yang berbeda. Namun berkat dukungan software yang mumpuni, Anda bisa mengatur fungsi setiap tombol, sesuai yang Anda inginkan. Dengan perangkat lunak yang sama, Anda juga bisa menyematkan beragam fungsi makro yang Anda butuhkan untuk mengakses kombinasi perintah secara instan, baik ketika terlibat dalam kegiatan produktif atau ketika terlibat dalam game-game yang memang hadir dengan mekanik lebih kompleks, seperti MMO atau MOBA misalnya. Anda juga bisa mengatur opsi kosmetik ekstra, seperti memilih warna lampu LED dan kedip yang ia tawarkan.

Dukungan driver yang bisa diandalkan, memungkinkan Anda menyuntikkan fungsi makro dan memodifikasi tampilan kosmetik yang ada.
Dukungan driver yang bisa diandalkan, memungkinkan Anda menyuntikkan fungsi makro dan memodifikasi tampilan kosmetik yang ada.
Tidak perlu diragukan lagi, kombinasi elemen dan fitur yang ia tawarkan membuatnya dengan mudah menaklukkan setiap game yang dilemparkan padanya.
Tidak perlu diragukan lagi, kombinasi elemen dan fitur yang ia tawarkan membuatnya dengan mudah menaklukkan setiap game yang dilemparkan padanya.

Namun seperti identitas yang ia usung, cara terbaik untuk menguji mouse gaming Cooler Master Storm – Havoc ini tentu saja dengan membawanya langsung untuk menjajal beberapa game kompetitif yang memang sangat bergantung pada fungsi yang satu ini. Kami membawa dua game: DOTA 2 sebagai wakil dari MOBA dan Counter Strike: Global Offensive sebagai wakil dari FPS. Switch Omron yang diusung menjadi ujung tombak yang sangat bisa diandalkan untuk terus memastikan hero Anda bergerak dan mengeksekusi last hit dengan optimal. Semua klik beruntut Anda diterjemahkan dengan sangat tepat. Sementara di Counter Strike: Global Offensive, sebagai gamer FPS yang memang lebih terbiasa dengan sensitivitas rendah.

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…