EA Minta Maaf Pada Nintendo Perihal Lelucon April Mop

Reading time:
April 2, 2014
frostbite engine

Ada begitu banyak cara yang dipilih oleh para developer dan publisher untuk membuat hari April Mop setidaknya, menjadi sedikit lebih berwarna. Kesempatan untuk melontarkan lelucon-lelucon mengundang gelak tawa, dari yang dibangun serius hingga yang terlihat main-main, dimanfaatkan secara maksimal. Walaupun demikian, ternyata tidak semua lelucon seperti ini pantas untuk dilemparkan ke ranah publik, seperti yang terjadi dengan akun resmi untuk engine andalan EA – Frostbite. Alih-alih lucu, becandaan mereka justru mengundang begitu banyak kecaman. Reaksi yang bahkan mendorong EA untuk minta maaf secara terbuka.

Bagaimana tidak? Akun Twitter ini secara spesifik “menyerang” ketidakmampuan Nintendo Wii U untuk menjalankan Frostbite Engine 3.0 dan menggali hal tersebut terus-menerus. Alih-alih lucu, akun Frostbite ini justru terasa seperti menjelek-jelekkan fakta bahwa Wii U memang hadir dengan spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan produk kompetitor yang lain. Reaksi negatif pun mulai merebak dan akhirnya mendorong EA untuk menghapus Tweet tersebut. Namun kerusakan sudah terjadi dan EA tidak punya banyak opsi selain meminta maaf.

 

Alih-alih lucu,
Alih-alih lucu, “lelucon” yang dilontarkan akun resmi Frostbite Engine justru terkesan menyerang Nintendo secara langsung.
Memancing begitu banyak reaksi negatif di dunia maya, EA akhirnya minta maaf secara terbuka pada Nintendo atas lelucon yang mereka sebut sebagai
Memancing begitu banyak reaksi negatif di dunia maya, EA akhirnya minta maaf secara terbuka pada Nintendo atas lelucon yang mereka sebut sebagai “bodoh” dan “tidak pantas”

Lewat mulut salah satu petingginya – Peter Moore, EA meminta maaf secara terbuka terkait tweet “lelucon” April Mop yang dilemparkan oleh akun @FrostbiteEngine. Moore menyebutnya sebagai lelucon yang sangat tidak pantas, tidak bisa diterima, dan bodoh. Tidak hanya itu saja, mereka juga kabarnya akan memberikan sanksi yang jelas bagi karyawan EA yang bertanggung jawab atas akun tersebut.

Bad joke, EA… Bad joke…

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…