Review Thermaltake Saphira Team DK Edition: Untuk Para Penggila DOTA 2!

Reading time:
August 15, 2014
Thermaltake Saphira Team DK Edition
Thermaltake Saphira Team DK Edition

DOTA 2 harus diakui, merupakan salah satu game kompetitif paling populer di dunia saat ini. Predikat yang memang pantas disematkan mengingat ia baru saja menyelenggarakan scene eSports terbesar di dunia, dengan jumlah hadiah yang fantastis. Tidak mengherankan jika banyak gamer di seluruh dunia yang jatuh hati dan teradiksi dengannya, bahkan di Indonesia sekalipun. Untuk mereka yang cukup gemar mengikuti perkembangan ranah DOTA 2 kompetitif yang lebih serius, maka nama Team DK bukanlah lagi sesuatu yang asing. Benar sekali, ia merupakan salah satu tim DOTA 2 terbaik dari China dengan anggota yang cukup populer, sebutlah Mushi dan Iceiceice. Jika Anda termasuk salah satu penggemarnya, maka Anda akan tergila-gila dengan mouse gaming keluaran Thermaltake yang tiba di meja redaksi kami ini. Sambutlah Saphira Team DK Edition!

Desain dan Fitur

Mouse gaming ini mengusung kombinasi warna putih susu dan merah sebagai identitas utama.
Mouse gaming ini mengusung kombinasi warna putih susu dan merah sebagai identitas utama.

Berani membawa nama sebuah tim professional yang cukup besar di industri game, Thermaltake tentu harus memastikan Saphira Team DK Edition hadir dengan desain yang tidak hanya tampil secara optimal di sisi kosmetik, tetapi juga menjamin kenyamanan yang maksimal. Anda tidak akan menemukan bentuk “gila” yang seringkali dijadikan produk kompetitor untuk menarik calon konsumen. Saphira Team DK Edition hadir dalam bentuk oval yang ergonomis. Menjadikan warna putih sebagai warna utama harus diakui menjadi salah satu keputusan terbaik. Warna putih glossy membuat mouse ini terasa dan terlihat elegan. Selain nama Team DK yang tertulis jelas di bagian klik kanan mouse, Saphira Team DK Edition hanya mengusung satu logo khas Thermaltake di bagian belakang, sehingga tidak meninggalkan kesan kosmetik yang terlalu berlebihan.

Nama Team DK - salah satu tim DOTA 2 terbaik di dunia tertulis di bagian klik kanan mouse.
Nama Team DK – salah satu tim DOTA 2 terbaik di dunia tertulis di bagian klik kanan mouse.
Hadir dengan hanya 5 tombol utama, Saphira Team DK Edition memuat ekstra dua tombol di sisi kiri. Ekstra bahan karet juga disematkan untuk memastikan grip yang lebih solid.
Hadir dengan hanya 5 tombol utama, Saphira Team DK Edition memuat ekstra dua tombol di sisi kiri. Ekstra bahan karet juga disematkan untuk memastikan grip yang lebih solid.
Lambang naga khas Thermaltake menandai teritorinya di bagian belakang Saphira Team DK ini.
Lambang naga khas Thermaltake menandai teritorinya di bagian belakang Saphira Team DK ini.

Menggunakan bahan plastik sebagai bahan utama yang menyelimuti keseluruhan build mouse yang satu ini, Saphira Team DK Edition juga menyematkan dua ekstra bahan karet di kedua sisi untuk menjamin grip yang lebih solid. Uniknya, berbeda dengan sebagian besar mouse gaming saat ini yang hadir dengan desain standar 7 tombol yang bisa diakses secara instan, Saphira Team DK Edition hanya menyediakan 5 saja. Selain klik kiri, klik kanan, dan scroll wheel, mereka menyematkan dua ekstra tombol memanjang di sisi kanan. Lantas bagaimana dengan kemampuan mengatur tingkat sensitivitas? Fungsi ini tetap dihadirkan namun dengan penempatan tombol unik yang akan kita bicarakan nanti. Lampu LED yang disuntikkan juga tidak terlihat berlebihan. Menyala merah terang seakan api yang menyala terang dari logo naga di bagian belakang, LED ini hanya akan menerangi bagi scroll wheel, indikator sensitivitas, dan tentu saja – si logo sendiri.

Lantas spesifikasi seperti apa yang diusung oleh Saphira Team DK Edition ini?

  • Color: Team DK Edition (White)
  • DPI: 3500
  • Sensor Type: Optical
  • No. Of Buttons: 5
  • Game Genre: RTS / FPS/ MOBA
  • Memory Size: 32KB
  • No. Macro Keys: 5
  • No. of Game Profiles: 5
  • Lighting Effect: yes
  • Pause-Break Effect: Yes
  • Color Options: Red
  • USB Cable Length: 1.8M Braided
  • Weight-in Design: Yes
  • Graphical UI: Yes
  • Coating/Finish: Glossy
  • Gold-Plated USB: Yes
  • Dimension: 125x67x41MM

Thermaltake Saphira Team DK Edition, Seberapa Nyaman?

Thermaltake Saphira Team DK Edition, seberapa nyaman?
Thermaltake Saphira Team DK Edition, seberapa nyaman?

Secara kasat mata, Saphira Team DK Edition memang hadir dengan bentuk desain yang cukup kentara memperlihatkan identitasnya sebagai sebuah mouse gaming. Keren dan elegan di saat yang sama, warna putih glossy, logo Team DK yang terpampang jelas, dan logo sang naga epik Thermaltake di bagian belakang akan cukup untuk membuat gamer manapun mengunci gerak mata mereka dan memerhatikan mouse yang satu ini. Namun tidak hanya dari sisi kosmetik, keputusan untuk menghadirkan desain dasar konvensional yang sekedar oval dengan sedikit lekukan di bagian klik kiri dan kanan, menawarkan kenyamanan yang optimal. Apalagi mereka juga menyematkan karet di kedua sisi untuk menjamin grip yang lebih baik, terlepas dari fakta bahwa ia didominasi oleh bahan plastik.

Keputusan bijak untuk menyematkan area grip di kedua sisi mouse ini. Bahan plastik glossy akan menjadi mimpi buruk tersendiri jika Thermaltake melewatkannya.
Keputusan bijak untuk menyematkan area grip di kedua sisi mouse ini. Bahan plastik glossy akan menjadi mimpi buruk tersendiri jika Thermaltake melewatkannya.
Ketika sebagian besar mouse gaming saat ini hadir dengan standar 7 tombol, dimana fungsi mengatur sensitivitas diletakkan di bagian tengah, Thermaltake memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Opsi tersebut diletakkan di bagian terbawah dengan tombol kecil.
Ketika sebagian besar mouse gaming saat ini hadir dengan standar 7 tombol, dimana fungsi mengatur sensitivitas diletakkan di bagian tengah, Thermaltake memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Opsi tersebut diletakkan di bagian terbawah dengan tombol kecil.

Salah satu yang cukup unik dari Saphira Team DK Edition mungkin ada penempatan beberapa tombol akses fungsi, yang jika di produk kompetitor diletakkan dekat dengan scroll wheel, ternyata tampil berbeda di mouse dengan embel-embel tim gaming professional ini. Benar sekali, akses instan untuk mengatur tingkat sensitivitas dan polling rate yang memang sudah seharusnya ditawarkan oleh sebuah mouse gaming, ternyata terletak di bagian dasar mouse. Dalam bentuk tombol kecil, Anda harus membalikkan mouse untuk mencapainya. Sebuah desain yang tentu saja cukup dipertanyakan, mengingat ini berarti menihilkan potensi Anda untuk mengganti sensitivitas secepat mungkin. Fakta bahwa Anda harus membalikkan mouse terlebih dahulu, apalagi ketika tengah terlibat dalam pertempuran besar yang tengah genting, tentu menjadi masalah tersendiri.

Ia juga menyediakan pemberat untuk Anda yang cukup sensitif dengan masalah ini.
Ia juga menyediakan pemberat untuk Anda yang cukup sensitif dengan masalah ini.

Sementara di sisi penggunaan, Saphira Team DK Edition tampil menyakinkan. Setiap klik yang Anda lemparkan, setiap perintah yang ingin Anda eksekusi, akan bisa ditranslasikan dengan sangat baik oleh mouse ini. Feeback setiap klik terasa cukup mumpuni, setidaknya memberikan kepastian bahwa Anda memang sudah melemparkan aksi yang Anda butuhkan. Akurasi gerak yang ingin Anda capai juga ditranslasikan dengan sangat baik, bahkan di ruang yang terbatas. Anda yang menggilai tingkat sensitivitas tinggi ataupun rendah selalu punya ruang dengan Saphira Team DK Edition ini. Berita baik juga untuk Anda yang cukup sensitif dengan masalah, mouse ini juga hadir dengan kesempatan untuk memodifikasinya lewat pemberat yang disertakan.

Namun pada akhirnya, sebagai sebuah mouse yang mengklaim dirinya sebagai game untuk FPS dan MOBA, Saphira Team DK Edition juga hadir dengan kesempatan untuk memodifikasi fungsi yang Anda butuhkan lewat implementasi driver yang sederhana. Menyematkan kombinasi makro bukanlah pekerjaan yang sulit berkat user-interface yang terhitung sederhana, namun sayangnya cukup terbatas. Dengan posisi tombol untuk mengatur tingkat sensitivitas di bagian bawah mouse dan bukannya dalam bentuk dua anak panah seperti mouse pada umumnya, ini berarti Anda “kehilangan” dua ekstra tombol yang mungkin bisa digunakan untuk mengakses fungsi yang lain. Di driver yang sama, Anda juga bisa mengatur mati – hidupnya lampu LED (yang hanya berisi warna merah dan tidak bisa diubah), serta level  sensivitas yang Anda inginkan di setiap tingkat.

Driver juga disertakan untuk membantu Anda memodifikasi beragam fungsi via makro serta mengatur tingkat sensitivitas di setiap level. Sayangnya, tidak banyak opsi untuk LED-nya sendiri.
Driver juga disertakan untuk membantu Anda memodifikasi beragam fungsi via makro serta mengatur tingkat sensitivitas di setiap level. Sayangnya, tidak banyak opsi untuk LED-nya sendiri.
Mengeksekusi semua perintah dan gerakan Anda dengan sempurna, Saphira Team DK Edition ini akan membuat Anda tidak lagi memiliki alasan untuk menyalahkan peripheral untuk setiap kekalahan yang terjadi.
Mengeksekusi semua perintah dan gerakan Anda dengan sempurna, Saphira Team DK Edition ini akan membuat Anda tidak lagi memiliki alasan untuk menyalahkan peripheral untuk setiap kekalahan yang terjadi.

Namun pada akhrinya, seberapa baiknya Saphira Team DK Edition tentu akan sangat ditentukan dari kemampuannya untuk menangani sang tugas utama – bermain game. Kami menjajalnya di dua game yang berbeda – Plants vs Zombies: Garden Warfare (Third Person Shooter) dan tentu saja si primadona – DOTA 2. Klik yang nyaman digunakan dan akurasi gerak mouse yang siap untuk memastikan setiap tembakan yang Anda lontarkan di PvZ: Garden Warfare tepat sasaran. Masalah menang atau kalah kini hanya bergantung pada seberapa baik skill Anda memainkannya, tidak ada alasan lagi untuk menyalahkan peripheral yang dianggap tidak responsif. Sensasi yang sama juga terjadi di DOTA 2. Dengan aksi kecil, namun repetitif dan konsisten, Saphira Team DK Edition juga mampu menanganinya dengan. Ekstra tombol makro untuk terbuka untuk Anda manfaatkan secara optimal. Satu yang pasti, mouse ini sama sekali tidak kesulitan untuk menangani varian game dan genre yang Anda lemparkan padanya.

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 27, 2021 - 0

Review House of Ashes: Selangkah Lebih Baik!

Ambisius adalah kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang tengah…
October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…