Remedy Bicarakan Kemungkinan Alan Wake 2

Reading time:
September 6, 2014
alan wake

Bagi gamer yang sempat menjajalnya di platform generasi sebelumnya, nama Alan Wake memang meninggalkan kesan yang cukup kuat sebagai sebuah game survival horror. Bukan hanya karena tema dan gameplaynya yang terhitung unik, tetapi jugakarena daya tarik narasi yang kuat. Dengan respon yang cukup positif dari gamer, tidak mengherankan jika banyak yang mengharapkan seri sekuel di masa depan. Namun alih-alih mengerjakan Alan Wake 2, Remedy saat ini justru tengah disibukkan dengan game eksklusif Xbox One-nya, Quantum Break yang rencananya akan dirilis tahun 2015 mendatang. Apakah ini berarti kita tidak akan pernah lagi melihat Alan Wake?

Dalam wawancaranya dengan Xbox Achievements, Sam Lake dari Remedy menegaskan bahwa Alan Wake merupakan franchise yang mereka banggakan dan cintai. Namun sayangnya, Lake mengakui bahwa sekarang bukanlah saat yang tepat untuk membangunkan kembali Wake di dalam perjalanan misteri yang baru. Alan Wake 2 akan mulai dikembangkan jika Remedy melihat kesempatannya tepat, di waktu yang tepat pula. Lake sendiri sempat mengungkapkan bahwa mereka sendiri belum menemukan publisher yang tepat sebagai penyokong dana. Alan Wake 2 sebenarnya bisa saja mereka kembangkan “seadanya”, namun hal ini akan berakhir dengan citra franchise yang tercederai.

Remedy masih membuka kemungkinan kehadiran Alan Wake 2 di masa depan. Hanya saja mereka juga menegaskan, bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berfokus pada game survival horror tersebut.
Remedy masih membuka kemungkinan kehadiran Alan Wake 2 di masa depan. Hanya saja mereka juga menegaskan, bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berfokus pada game survival horror tersebut.

Berapa banyak dari Anda yang menginginkan sekuel untuk Alan Wake? Atau Anda justru lebih mengantisipasi kehadiran Quantum Break? Game terbaru racikan Remedy – Quantum Break sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2015 mendatang, eksklusif untuk Xbox One. 

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…