Preview WWE 2K15 (New-Gen): Uji Coba Generasi Terbaru!

Reading time:
November 25, 2014
WWE 2K15 jagatplay

Sebagian besar dari Anda tentu mengenal apa itu WWE. Bukan, kita tidak tengah membicarakan organisasi nirlaba yang berjuang untuk melindungi lingkungan hidup dengan logo pandanya yang lucu. Kita tengah membicarakan sebuah arena “pertarungan” yang dulu, mempertemukan karakter-karakter ikonik seperti The Rock, Stone Cold, Big Show, dan si legendaris – The Undertaker. Sayangnya, setelah kontroversi yang sempat mengikuti “Smackdown!” di masa lalu karena dianggap mempromosikan kekerasan di kalangan anak-anak, tidak ada media lain untuk mengikuti beragam perkembangan drama panggung gulat hiburan ini selain via dunia maya. Salah satu alternatif lain? Lewat beragam game yang secara konsisten dirilis 2K Sports selama beberapa tahun terakhir ini. Namun ada yang spesial dengan seri untuk tahun 2014 ini – WWE 2K15.

Kesan Pertama

Antisipasi untuk proyek WWE 2K15 di tahun 2014 ini memang terhitung cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bagaimana tidak? Mengakar pada kesuksesan 2K Sports untuk menghadirkan cita rasa “new-gen” yang sebenarnya di franchise game olahraga terbesar mereka – NBA 2K15, menjadi sesuatu yang sangat rasional untuk berharap bahwa kualitas serupa juga akan ditawarkan di WWE 2K15 versi Playstation 4 dan Xbox One ini. Apalagi lewat serangkaian screenshot dan trailer yang dirilis selama beberapa bulan terakhir ini menunjukkan peningkatan visual yang signifikan, terutama dari sisi detail karakter para pegulat yang ada. Kesempatan untuk menjajalnya secara langsung akhirnya tiba.

Benar saja, Anda akan cukup terpesona melihat presentasi visual yang ditawarkan di WWE 2K15 versi generasi terbaru ini. Beberapa pegulat ikonik seperti Triple H, Randy Orton, Undertaker, dan Mark Henry terlihat luar biasa mendetail, apalagi dengan beragam efek lain seperti tata cahaya dan keringat yang membuat kulit mereka terlihat lebih realistis. Namun sayangnya, detail yang satu ini ternyata tidak merata di semua roster yang ada. Seolah bertolak belaang, beberapa karakter justru terlihat dibangun asal-asalan dan sama sekali tidak mirip dengan sosok mereka di dunia nyata – seperti sosok Vince Mcmahon dan RVD, misalnya. Beberapa juga terlihat memiliki proporsi tubuh yang absurd, dengan bentuk dada terlalu besar dan membentuk “sayap” yang berlebihan ketika diangkat. Sementara untuk detail penonton dan atmosfer yang ditawarkan, pantas untuk diacungi jempol.

Ada sedikit rasa frustrasi yang lahir dari mekanik gameplay yang ditawarkan. Anda kini memang berhadapan dengan pola kontrol yang lebih sederhana untuk mengeksekusi varian gerakan yang ada, lengkap dengan beragam gerakan Signature dan Finisher masing-masing karakter yang ikonik. Sayangnya, flow pertandingan sedikit tercederai lewat timing Reversal yang begitu pendek. Tidak ada kesempatan untuk melawan balik sebelum Anda benar-benar bisa membalikkan serangan lawan. Timing yang begitu pendek membuat proses ini terkadang mengesalkan, menuntut Anda untuk menghafal dan memprediksi gerakan yang mungkin ditelurkan lawan. Gagal? Siap menjadi bulan-bulanan! Mode untuk menikmati game ini secara online dan berhadapan dengan skenario dimana Anda berperan sebagai pegulat racikan Anda sendiri tetap dihadirkan.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, dan tentu saja berjuang membuat roster ikonik yang lain, izinkan kami melemparkan segudang screenshot di bawah ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran soal kualitas visual WWE 2K15 (new-gen) ini. If you smell!!!!!!

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar

WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay WWE 2K15 jagatplay
Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…