Bayonetta 2 Jadi Game Terbaik 2014 untuk Gamer dengan Keterbatasan

Reading time:
January 8, 2015
Bayonetta 2 PART 2 jagatplay (24)

Game bukanlah sebuah hiburan eksklusif untuk mereka yang hanya sempurna dan sehat secara fisik. Sebagai orang yang berfungsi dengan anggota tubuh yang lengkap, kita seringkali lupa, bahwa banyak gamer di luar sana yang harus berjuang dengan keterbatasan fisik untuk bisa menikmati hobi utama mereka – gaming. Kontroler yang kompleks jadi tantangan tersendiri, apalagi jika dihadapkan dengan game yang menuntut akurasi gerakan yang super cepat dan tepat. Masalah yang sering dihadapi seperti warna juga jadi kasus yang seringkali ditemui. Lantas, dari semua game yang diluncurkan di tahun 2014 kemarin, game mana yang punya konsep dan mekanik paling bersahabat untuk gamer berkebutuhan khusus? Jawabannya ternyata Bayonetta 2.

AbleGamers – sebuah lembaga amal yang mewakili gamer berkebutuhan khusus secara resmi memilih Bayonetta 2  – game action eksklusif Wii U dari Platinum Games sebagai Game of the Year 2014. Ia disebut sebagai game dengan akses paling mudah untuk gamer dengan keterbatasan.  Alasannya? Ia memberikan opsi untuk dimainkan dengan banyak varian kontroler, dengan visual effect yang juga tidak berpengaruh banyak bagi gamer dengan buta warna.

Bayonetta 2 dipilih sebagai game terbaik dan termudah untuk diakses oleh gamer dengan keterbatasan. Visual effect yang bersahabat untuk gamer buta warna, pilihan varian skema kontrol, dan kemungkinan untuk menikmati game ini dengan hanya satu tombol jadi fitur andalan.
Bayonetta 2 dipilih sebagai game terbaik dan termudah untuk diakses oleh gamer dengan keterbatasan. Visual effect yang bersahabat untuk gamer buta warna, pilihan varian skema kontrol, dan kemungkinan untuk menikmati game ini dengan hanya satu tombol jadi fitur andalan.

Namun salah satu fitur andalan yang membuatnya menang adalah skema kontrol satu tombol yang juga disematkan. Ini memungkinkan gamer dengan keterbatasan untuk mendapatkan pengalaman gaming yang setara dengan gamer yang “sehat” secara fisik. Sementara untuk kategori game-game indie, AbleGamers memilih Always Sometimes Monster dari Vagabond Dog dan This War of Mine dari 11 Bit Studios sebagai Indie Game of the Year.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Adakah dari Anda yang harus berjuang dengan keterbatasan fisik untuk dapat menikmati game-game yang memancing perhatian Anda?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…