Fans Racik Warcraft: Armies of Azeroth dari Engine Starcraft 2

Reading time:
January 14, 2015

Jika ada satu genre yang kian sulit ditemukan di industri game saat ini, maka strategi boleh terbilang sebagai yang kian langka. Tren memperlihatkan bahwa game-game yang menawarkan sisi aksi berfokus pada cerita dan mekanik yang sederhana ternyata memerangkap konsumen yang jauh lebih masif. Dari semua proyek generasi terbaru yang akan tiba, genre strategi berada dalam kuantitas yang sangat mengkhawatirkan. Apalagi nama-nama besar seperti Warcraft dari Blizzard, misalnya, kini lebih berfokus sebagai sebuah game MMO. Mimpi untuk melihat Warcraft 4 di masa depan pun tampak kian mustahil seiring dengan berjalannya waktu. Namun jangan khawatir, selalu ada fans yang hadir sebagai penyelamat.

Walaupun tidak hadir dengan cerita atau mekanik baru sama sekali, namun mimpi untuk melihat sebuah seri Warcraft dalam format Real-Time Strategy yang lebih modern kini hanya bergantung pada proyek racikan fans. Adalah Warcraft: Armies of Azeroth yang jadi tulang punggung utama. Proyek game Warcraft 3 remake ini dibangun ulang dengan menggunakan engine StarCraft 2 dengan ekstra penambahan di sana-sini, termasuk unit dan bangunan baru. Tim modder yang disinyalir berasal dari Russia ini berambisi untuk membangun keseluruhan game, termasuk sebagian besar mode yang ada di versi originalnya.

warcraft 3 armies of azeroth4 warcraft 3 armies of azeroth3 warcraft 3 armies of azeroth2 warcraft 3 armies of azeroth1 warcraft 3 armies of azeroth

Sayangnya, belum ada kejelasan seberapa jauh mod ini sudah dikembangkan. Walaupun bukanlah proyek impian “Warcraft 4” dari Blizzard yang selalu kita harapkan, namun setidaknya ia mampu menjadi sedikit obat pelepas rindu untuk sebuah game strategi yang lebih modern.

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

February 15, 2024 - 0

Review HELLDIVERS 2: Pergi, Basmi, Kembali, atau Mati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Helldivers 2 ini? Mengapa kami…
February 12, 2024 - 0

Review Persona 3 Reload: Pesona Ulang Kelas Berkelas!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Persona 3 Reload ini? Mengapa…
January 31, 2024 - 0

Review Granblue Fantasy – Relink: JRPG Super Nagih!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Granblue Fantasy: Relink ini? Mengapa…
January 29, 2024 - 0

Review Like a Dragon – Infinite Wealth: Tinju dan Air Mata Sang Naga!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Like a Dragon: Infinite Wealth?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…