Hatred Dapat Rating “Hanya untuk Dewasa”

Reading time:
January 19, 2015
hatred new teaser greenlight (1)

Sebagian besar dari Anda yang mengikuti informasi industri game selama beberapa minggu terakhir ini tentu tidak asing lagi dengan nama “Hatred”. Game action racikan Destructive Creations ini memang memicu kontroversi tersendiri, menjadi pembicraan hangat baik dari kalangan gamer maupun non-gamer. Bagaimana tidak?  Game ini memberikan Anda kesempatan untuk membantai orang-orang tidak berasalah sebagai bagian utama mekanik gameplay. Ia dianggap sebagai game yang secara eksplisit mempromosikan kekerasan. Sang developer tampaknya mengerti kekhawatiran ini dan memutuskan untuk tidak bergeming.  Hatred terus dikembangkan dan rencananya akan meluncur di tahun 2015 ini!

Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, Hatred akhirnya dipastikan akan menyandang predikat sebagai game “Hanya untuk Dewasa” di pasar Amerika Serikat, setelah “vonis” dari ESRB meluncur. Menjadikannya sebagai game kedua di sepanjang sejarah industri game yang mendapatkan rating ini hanya karena konten kekerasan saja, tanpa konten ketelanjangan atau seksual yang eksplisit. Rating ini tentu saja menyisakan masalah baru – Hatred terancam mustahil untuk dirilis untuk pasar konsol. Sony, Microsoft, dan Nintendo memang menempuh kebijakan untuk tidak merilis game apapun dengan rating “Adult Only” di produk andalan mereka masing-masing.

Hatred mendapatkan rating AO atau
Hatred mendapatkan rating AO atau “Hanya untuk Dewasa” dari ESRB, membuatnya mustahil untuk dirilis di pasar konsol.

Sang developer tentu saja bereaksi terhadap penetapan rating umur ini. Destructive Creations sendiri mengemukakan harapan mereka bahwa Hatred akan mendapatkan rating M+. Dengan rating AO yang ada, mereka takut akan mengecewakan para gamer konsol yang sudah menantikan produk racikan mereka ini.

Hatred sendiri akan meluncur untuk tahun 2015 ini, walaupun masih tanpa tanggal rilis. So, PC all the way then..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…