Microsoft Pertahankan Harga Murah Xbox One

Reading time:
January 16, 2015

Apa yang menjadi motif utama untuk memilih satu konsol tertentu dan mengabaikan yang lain? Jawaban yang paling rasional tentu saja menyangkut performa dan game eksklusif seperti apa yang ditawarkan sebagai nilai jual utama. Namun bagi sebagian besar dari kita yang harus berjuang dengan keterbatasan dana, harga juga jadi bahan pertimbangan yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Jika sebuah konsol mampu menawarkan performa setara dengan harga yang lebih murah, maka ia langsung masuk ke dalam prioritas utama. Microsoft tampaknya mengerti daya tarik yang satu ini. Penurunan harga USD 50 yang mereka lakukan di musim liburan kemarin menghasilkan efek yang sangat positif. Xbox One jadi konsol terlaris di Amerika Serikat untuk periode November dan Desember 2014 kemarin.

Kebijakan penurunan harga ini sebenarnya sudah berakhir di tanggal 3 Januari 2015 kemarin, mengikuti berakhirnya masa liburan akhir tahun. Harga yang sempat menyentuh angka USD 349 / unit akhirnya kembali ke tingkat harga USD 399. Namun, respon positif pasar tampaknya menjadi godaan yang terlalu besar untuk Microsoft kembali ke tingkat harga ini. Lewat sebuah pengumuman resmi, Microsoft menyatakan bahwa kebijakan harga USD 349 untuk Xbox One akan diperpanjang kembali untuk pasar Amerika Serikat. Dengan penjualan yang sudah menang 50 persen lebih banyak daripada Xbox 360 di periode jual yang serupa, Xbox One kian terlihat menjanjikan.

Microsoft memperpanjang kebijakan harga USD 349 Xbox One di Amerika Serikat. Sayangnya, masih tanpa detail soal batas waktu promo ini.
Microsoft memperpanjang kebijakan harga USD 349 Xbox One di Amerika Serikat. Sayangnya, masih tanpa detail soal batas waktu promo ini.

Sayangnya, Phil Spencer sebagai boss besar brand Xbox tidak memberikan detail lebih jauh sampai kapan “promo” ekstra ini akan berakhir. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah harga yang lebih murah dibandingkan Playstation 4 ini membuat Anda lebih tertarik untuk memiliki Xbox One di tahun 2015 ini?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…