Witcher 3 Ingin Hadirkan Mode Kesulitan “Gila”

Reading time:
January 28, 2015
the witcher 3 new preview7

Sebagian gamer yang sudah sempat mencicipi seri The Witcher manapun tampaknya akan setuju pada satu hal yang sama – bahwa ia bukanlah game action RPG yang mudah untuk ditundukkan. Geralt mungkin seorang pembasmi monster yang ditakuti, namun predikat tersebut harus ditempuh dengan banyak rasa frustrasi. Musuh dengan level lebih tinggi, kontrol yang terasa tidak nyaman, hingga mudahnya ia harus berhadapan dengan kematian jadi satu dari banyak alasan. Namun tingkat kesulitan tinggi di kedua seri sebelumnya ini ternyata belum cukup bagi sang developer – CD Projekt yang kian ambisius. Mereka ingin membawanya ke level lebih tinggi.

Dalam live-stream Twitch mereka, CD Projekt Red secara terbuka mengungkapkan ketertarikan mereka untuk menawarkan tingkat kesulitan lebih tinggi untuk The Witcher 3. Tingkat kesulitan “Insanity” akan didesain untuk memfasilitasi gamer-gamer hardcore yang butuh ekstra tantangan. Lantas “segila” apa tantangannya? Mereka sendiri masih belum memberikan kepastian apapun, namun ada beberapa ide awal yang hendak mereka terapkan. Salah satunya adalah dengan menghapus semua save data Anda begitu Anda tewas. Hasilnya? Lebih parah dari permanent death, Anda harus memulai petualangan Anda dari awal lagi setiap kali mati.

CD Projekt tengah meracik mode kesuiltan
CD Projekt tengah meracik mode kesuiltan “Insanity” untuk The Witcher 3. Belum ada kepastian sensasi seperti apa yang akan ditawarkan mode ini, namun salah satu ide adalah menghapus save data pemain setiap kali tewas.

Namun hingga saat ini, CD Projekt Red sendiri masih belum menetapkan apa yang akan mereka suntikkan di Insanity Mode nantinya, namun ingin memastikan ia akan mampu menawarkan sensasi hukuman yang super berat tetapi tetap menyenangkan di saat yang sama. The Witcher 3 sendiri baru akan meluncur pada 19 Mei 2015 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…