PlayTest: Gaming Dengan Xenom Hercules HC15!

Author
David Novan
Reading time:
March 27, 2015
Notebook gaming masa kini yang merupakan titisan Hercules
Notebook gaming masa kini yang merupakan titisan Hercules

Sepanjang sejarah, nama Hercules selalu sinergi dengan kekuatan besar. Baik untuk Heracles, manusia setengah dewa dengan kekuatan besar dari mitologi Yunani kuno yang merupakan asal nama ini berasal, maupun untuk pesawat angkut C-130 Hercules dengan daya angkut puluhan ton. Oleh karena itu, notebook gaming Xenom Hercules dituntut untuk memiliki kekuatan super besar dan mampu menjalankan game seberat apapun. Berikut sumber kekuatan yang tersimpan di dalam Xenom Hercules HC15:

  • Prosesor: Intel Core i7 4790K (Up to 4,4 GHz)
  • Memori: 16 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 980M DDR5 8GB
  • Display: 15,6 Inch @ 1920 x 1080 Pixels

Hanya dilihat dari perangkat yang melengkapi Xenom Hercules saja langsung terlihat betapa besar kekuatannya. Hal ini wajar saja, mengingat jajaran notebook gaming ini dirancang Xenom untuk menjadi pejuang garis depan untuk menjalankan game terbaru. Notebook gaming ini sendiri dapat dikustomisasi sesuka Anda dan hampir semua perangkatnya dapat Anda ganti, bahkan layarnya dapat diubah ke resolusi 4K!

Varian Xenom Hercules HC15 ini dibandrol dengan harga sekitar 28 jutaan. Untuk notebook gaming dengan berat sekitar 3,5 Kg dan bentuk ringkas, harga tersebut cukup menarik. Namun, pertimbangan untuk membelinya tentu saja tergantung dari kemampuannya dalam memainkan game terbaru yang haus daya. Apalagi gamer dengan tingkat ekonomi menengah hanya rela mengeluarkan uang sebesar itu untuk perangkat yang akan menemaninya dalam waktu lama.

Game yang akan kami mainkan pada sesi PlayTest kali ini adalah Assassin’s Creed Unity, Call of Duty Advanced Warfare, Far Cry 4, Dying Light, DoTA2, dan Battlefield Hardline. Sebagian besar game tersebut menjadi alasan gamer untuk membeli atau meng-upgrade komputernya. Sedangkan untuk DoTA2, gamer tentu ingin memainkannya dengan mulus tanpa adanya hambatan sedikitpun. Terutama bila Anda memainkannya di tempat berkumpul bersama teman-teman.

 Assassin’s Creed Unity

Salah satu rekan kami pernah mengatakan bahwa game yang mampu mengalahkan Crysis dalam hal beratnya adalah Assassin’s Creed Unity. Pernyataan itu memang benar. Sebab, Unity saat ini merupakan game yang paling banyak meminta kemampuan CPU dibandingkan game lain. Alasan utamanya? Game ini meminta komputer yang memainkannya untuk memproses dan menghasilkan ribuan NPC (karakter yang dimainkan komputer) di layar permainan!

Lalu, spesifikasi seperti apakah yang dibutuhkan komputer untuk dapat memainkan game ini dengan baik? Berikut adalah spesifikasi yang direkomendasikan untuk Unity:

  • Prosesor: Intel i7 3770
  • Memory: 8 GB
  • Graphics Card: NVIDIA GTX780 3GB
  • HDD: 50GB

Bila Anda merunut balik ke perangkat yang melengkapi otot Xenom Hercules dan membandingkannya dengan spesifikasi ini, tentu terlihat jelas game ini dapat berjalan dengan baik. Pertanyaannya adalah, sebaik apa game ini bisa dijalankan? Bisakah game ini dimainkan pada setting graphics tertinggi tanpa mengalami degradasi framerate, terutama ketika Anda berada di antara ribuan NPC? Jawabannya? Tentu saja bisa!

Kami berhasil memainkan game ini dengan setting yang menakjubkan, yaitu:

  • Resolusi: 1920 x 1080
  • Environment Quality: Ultra High
  • Texture Quality: Ultra High
  • Shadow Quality: Soft Shadow
  • Ambient Occlusion: HBAO+
  • Antialiasing Quality: FXAA
  • Bloom: On

Rekomendasi setting ini sendiri berasal dari konsultasi kami dengan GeForce Experience. Ternyata, pengaturan graphics yang sangat tinggi ini dapat dijalankan dengan sangat baik oleh Xenom Hercules. Manuver yang kami lakukan ketika berada di level atap mampu menghasilkan frame rate hingga 65 fps. Sedangkan ketika kami berlari di antara ribuan NPC, frame rate hanya turun paling minimum di sekitar 45 fps.

Bermain di tingkat jalanan berjalan dengan baik berkat frame rate tinggi
Bermain di tingkat jalanan berjalan dengan baik berkat frame rate tinggi

Hasil ini tentu saja sangat jarang terjadi ketika kami memainkan game ini pada setting sangat tinggi. Hanya komputer dengan kekuatan sangat tinggi saja yang mampu menghasilkan 60 fps ketika dimainkan. Jadi, Anda dapat bermain dengan sangat nyaman dan di saat bersamaan dapat menikmati keindahan game ini sebagaimana seharusnya.

Melompati atap rumah di Prancis begitu indah berkat bantuan Hercules
Melompati atap rumah di Prancis begitu indah berkat bantuan Hercules

Playable?: Unity dapat berjalan dengan sangat baik di setting tertinggi di Xenom Hercules. Tidak terjadi anjlok kinerja ketika bermanuver dengan cepat, baik di level tanah maupun atap, dan game dapat dimainkan dengan sangat nyaman.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…