Battlefield Hardline Ejek Call of Duty: Advanced Warfare

Reading time:
March 19, 2015
Battlefield Hardline jagatplay (69)

Persaingan antara dua franchise game FPS terbesar di industri game – Battlefield dan Call of Duty memang menjadi hal yang selalu menarik untuk diikuti. Call of Duty menguasai tahun 2014 yang lalu tanpa perlawanan berarti, mengingat keputusan EA untuk menendang rilis seri Battlefield teranyarnya ke tahun 2015. Walaupun demikian, bukan berarti api “pertempuran” antara keduanya padam begitu saja. Terlepas dari fakta bahwa ia dirilis lebih lambat, Visceral ternyata menyematkan sebuah konten yang dengan jelas ditujukan untuk “mengejek” Call of Duty: Advanced Warfare.

Anda yang sempat mencicipi game FPS modern dari Sledgehammer Games dan Activision tersebut tentu saja mengetahui salah satu konten menjadi bulan-bulanan di dunia maya. COD: Advanced Warfare seolah membawa level QTE ke tingkat yang baru, dengan meminta gamer untuk menekan tombol “F” demi menaruh hormat di salah satu satu event yang seharusnya berjalan emosional.

Hampir semua gamer tentu paham siapa yang disinggung oleh BF Hardline dengan konten seperti ini.
Hampir semua gamer tentu paham siapa yang disinggung oleh BF Hardline dengan konten seperti ini.

Battlefield Hardline ternyata juga melakukan hal yang sama. Seolah dengan jelas ditujukan untuk mengejek kompetitornya tersebut, Hardline juga memungkinkan gamer untuk melakukan hal yang sama di salah satu event. Ia kini meminta Anda menekan tombol “E” untuk memberi hormat.

Ini bukan pertama kalinya franchise Battlefield melakukan hal seperti ini. Ia memang dikenal seringkali menyinggung game lain, seperti Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Metal Gear Solid di masa lalu.

What next? Press E to end the game?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…